KRAKSAAN, Radar Bromo - Jumlah pendaftar peserta Kompetisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 Kabupaten Probolinggo terus bertambah.
Bahkan, sejumlah sekolah mengikutsertakan seluruh siswa kelas VI dalam ajang tingkat SD-SMP sederajat ini.
Salah satunya adalah SD Al-Irsyad Kraksaan. Guru Kelas VI SD Al-Irsyad Indah Lestari mengatakan, pihaknya mendaftarkan seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 104 anak.
Langkah ini sebagai bentuk komitmen mendorong keberanian dan daya saing siswa.
“Ini kesempatan emas bagi siswa-siswi untuk menunjukkan kemampuan dan menguji diri sendiri. Jangan takut mencoba karena setiap usaha pasti ada hasilnya,” ujarnya.
Menurutnya, kompetisi bukan semata tentang gelar juara, melainkan proses belajar, keberanian, dan kejujuran.
Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi sekolah dan keluarga.
“Kerjakan dengan maksimal dan jujur. Karena jujur adalah juara,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Bromo atas konsistensinya menghadirkan ajang edukatif, seperti TKA.
Menurutnya, TKA 2026 menjadi langkah konkret dalam memperkuat mutu pendidikan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi muda Kabupaten Probolinggo.
“Semoga ajang ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Event seperti ini perlu terus digelar demi kemajuan pendidikan Kabupaten Probolinggo,” harapnya.
Kompetisi yang diinisiasi oleh Jawa Pos Radar Bromo dengan menggandeng Lembaga Bimbingan Belajar Neutron.
TKA 2026 khusus peserta didik kelas V dan VI SD/MI serta kelas VIII dan IX SMP/MTs, baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Probolinggo.
Melalui ajang ini, diharapkan bisa menghadirkan kompetisi yang kredibel, terukur, dan berdampak nyata bagi peserta.
Panitia TKA Didik Purwanto mengatakan, ajang ini tak sekadar lomba akademik, melainkan juga ruang evaluasi untuk memetakan kompetensi siswa secara objektif.
Melalui hasil tes, sekolah dan orang tua dapat memperoleh gambaran riil atas capaian belajar siswa.
Pendaftaran dibuka mulai Jumat-Senin (13-23/2). Peserta bisa mendaftar secara kolektif melalui sekolah masing-masing atau koordinator sekolah datang langsung ke kantor Jawa Pos Radar Bromo di Jalan Soekarno-Hatta 98, Kota Probolinggo.
Babak penyisihan dijadwalkan digelar pada Senin (27/2). Kemudian, akan dilanjutkan babak final pada Rabu (1/4).
“Rangkaian tersebut dirancang sistematis guna menjaring peserta terbaik hingga tahap akhir,” ujar Didik.
Dalam ajang ini, juga disiapkan penghargaan bagi peserta terbaik. Yakni, para juara 1, 2, dan 3 serta harapan 1, 2, dan 3. Mereka akan mendapatkan medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.
“Apresiasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat berprestasi, sekaligus menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan pelajar,” kata Didik. (dik/rud)
Baca Juga: Soal Kemalingan Koper-Ransel Turis di kawasan Gunung Bromo, Begini Tanggapan Masyarakat Adat
Editor : Moch Vikry Romadhoni