GENDING, Radar Bromo - Sungai Banyu Biru di Kecamatan Gending meluap ke pemukiman warga di Dusun Modinan, Desa Pajurangan Sabtu (7/2) malam.
Ini terjadi setelah hujan deras mendera wilayah selatan kecamatan setempat. Akibatnya permukiman warga tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa.
Kejadian ini terjadi bermula saat hujan mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo wilayah selatan hingga Kecamatan Gending sejak Sabtu sore hari hingga malam.
Derasnya hujan menyebabkan air Sungai Banyu Biru yang mengalir melewati wilayah Desa Pajurangan mengalami peningkatan debit air.
Hingga sekitar pukul 20.05 air sungai mulai tinggi melewati pembatas sungai hingga meluap ke pemukiman warga.
“Kalau meluapnya perkiraan setelah isya puncaknya pukul 23.00 itu sudah menggenangi rumah warga,” kata Septian, 36, warga setempat.
Luapan air tersebut menggenangi Dusun Modinan tepatnya di RT 7/RW 2 dan RT 8-9/RW 2. Terdapat sekitar 350 KK yang menghuni tiga RT tersebut.
Air mengalir di wilayah tersebut hingga setinggi lutut orang dewasa.
Septian menjelaskan, untuk mengantisipasi genangan lebih tinggi warga kemudian menutup aliran air yang mengalir ke permukiman warga.
Hal ini terus dilakukan sampai tidak ada air tambahan yang masuk ke areal pemukiman.
“Setiap musim hujan khususnya saat debit air sungai naik warga selalu khawatir. Sebab memang air sungai berpotensi meluap sampai pemukiman,” terangnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menuturkan bahwa petugas telah memberikan bantuan logistik kebencanaan pada pemerintah desa setempat. Untuk wilayah terdampak saat ini masih terus dilakukan pemantauan.
“Kami masih melakukan asesmen di wilayah terdampak luapan air sungai,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid