BANYUANYAR, Radar Bromo - Damkar Unit Condong mengevakuasi seekor sapi anakan limosin milik warga Dusun Kamar, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar yang terperosok ke dalam septictank, Sabtu malam (7/2).
Sapi yang terjebak membutuhkan waktu 3 jam untuk mengevakuasi sapi tersebut dengan selamat.
Evakuasi ini bermula dari laporan Juhairiyah, 38, mengatakan bahwa sapi miliknya terperosok ke dalam septictank saat hendak dimasukkan kandang sore hari.
Khawatir sapi tersebut mati kemudian menghubungi Damkar Unit Condong untuk mengevakuasi sapi tersebut.
“Petugas mendapatkan laporan sekitar pukul 17.50. Kemudian segera mendatangi lokasi,” kata Anggota Damkar Unit Condong Dedi Sukismawanto saat dikonfirmasi Minggu (8/2).
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan rupanya sapi yang dimaksud adalah jenis limosin yang berukuran besar.
Sapi tersebut terperosok setelah menginjak septictank berkonstruksi beton yang diduga sudah tidak kokoh lagi.
Petugas kemudian mengecek kedalaman dari septictank tersebut. Diketahuilah bahwa septictank memiliki kedalaman 5 meter.
Namun karena tubuh sapi besar tidak sampai turun kedasar namun tertahan di tengah septictank.
“Posisi sapi itu ada di tengah, terjepit. Jadi kami berupaya mengevakuasi dengan baik agar sapi selamat tidak cedera,” ucapnya.
Mengetahui kondisi tersebut Petugas Damkar Unit Condong kemudian berkolaborasi dengan unit Kraksaan melaksanakan evakuasi dengan kemudian menggunakan sebuah tripod.
Badan sapi kemudian dikaitkan dengan tali yang kuat. Lalu ditarik ke atas secara perlahan.
Bobot sapi yang begitu berat sementara medan evakuasi yang sempit membuat evakuasi berjalan lama.
Namun petugas yang dibantu warga melakukan upaya evakuasi dengan hati-hati hingga sapi berhasil diselamatkan.
“Evakuasi membutuhkan waktu 3 jam. Hingga akhirnya sapi berhasil diangkat keatas,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid