PAJARAKAN, Radar Bromo - Kecelakaan menimpa Sunarto, 65, warga Desa Jatiadi, Kecamatan Gending. Lantaran oleng saat mengayuh sepeda, dia kemudian terjatuh saat melintas di ruas jalan pantura Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan Kamis pagi (5/2).
Nahasnya tubuh korban kemudian terlindas truk yang melaju dan meninggal dunia di TKP.
Insiden ini bermula saat korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 05.40 menggunakan sepeda pancal.
Korban melaju dari arah barat ke timur menuju lahan pertanian garapannya di Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan.
Saat melintas di ruas jalan pantura sisi utara desa setempat yang bergelombang. Diduga korban tidak bisa mengendalikan sepeda yang dinaikinya. Hingga kemudian terjatuh.
“Korban memang punya lahan garapan di Desa Karanggeger. Saat itu mau ke lahan, seperti biasanya memang naik sepeda,” kata Tutik, 55, warga setempat.
Ketika terjatuh tubuh korban terpental ke arah kanan atau sisi selatan jalan. Nahasnya saat itu melaju searah sebuah truk tronton bernomor polisi B 9017 OH.
Truk ini dikemudikan Bahrudin, 58, warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.
Kecelakaan tidak dapat dihindarkan tubuh korban yang berada di ruas jalan kemudian terlindas truk. “Saat terjatuh itulah kemudian terlindas truk yang ada di dekatnya,” ucapnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan bahwa petugas yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas kemudian menghimpun informasi dari para saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Diduga kuat kecelakaan tersebut karena kurang hati-hatinya korban saat berkendara. Korban yang telah diketahui identitasnya kemudian dievakuasi lalu dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
“Diduga tidak konsentrasi dalam bersepeda sehingga terjatuh. Kemudian kontra dengan truk tronton. Korban meninggal dunia di TKP,” jelasnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto