Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemkab Probolinggo Siapkan Satgas Layanan Terpadu Pencegahan Narkoba, Seperti Apa Komposisinya?

Agus Faiz Musleh • Jumat, 23 Januari 2026 | 09:25 WIB

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI

KRAKSAAN, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Probolinggo mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman narkoba dengan membentuk Satgas Layanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Meski masih dalam tahap awal, pembentukan satgas ini diproyeksikan menjadi fondasi penting dalam penguatan layanan penanganan narkoba.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hari Kriswanto menyebut, pembentukan satgas tersebut masih bersifat embrio. Saat ini, pemkab masih melakukan persiapan internal sambil menunggu petunjuk teknis lanjutan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur.

“Satgas dimulai mulai dari persiapan kecil dulu di internal pemkab. Tujuannya supaya ketika nanti dilaunching di tingkat Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo sudah siap,” ujar Hari Kriswanto.

Menurut Hari, pembentukan satgas ini selaras dengan kebijakan P4GN yang juga tengah digencarkan di tingkat provinsi. Karena itu pemkab memilih bersiap lebih awal agar tidak tertinggal saat implementasi program secara menyeluruh.

“Di Jawa Timur juga ada arah kebijakan yang sama. Maka hari ini kami persiapkan dulu, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari BNN Provinsi,” jelasnya.

Dalam struktur satgas, pemkab bakal melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Unsur teknis akan lebih dominan, khususnya dari jajaran pejabat eselon III yang dinilai memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tugas P4GN.

“Untuk ketua satgas kemungkinan besar dari eselon III, karena sifatnya teknis dan langsung bersentuhan dengan tugas-tugas P4GN,” kata Hari.

Ia menegaskan, fokus satgas tidak hanya pada penindakan atau pemberantasan narkoba.

Lebih dari itu, pendekatan layanan akan menjadi titik tekan utama. Mulai dari edukasi, pencegahan, hingga penanganan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Bukan hanya operasi penanggulangan atau pemberantasan narkoba. Satgas ini juga fokus pada layanan. Termasuk nanti bagaimana menangani narkoba yang ada di masyarakat,” ungkapnya.

Pemkab Probolinggo berencana melibatkan Dinas Kesehatan serta OPD yang membidangi perlindungan anak. Kekhawatiran terbesar saat ini adalah potensi paparan narkoba di kalangan anak-anak dan pelajar.

“Kami khawatir anak-anak didik masih rentan terpengaruh. Maka unsur kesehatan dan perlindungan anak harus terlibat,” tegas Hari.

Dengan pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN ini, pemkab berharap upaya pencegahan narkoba tidak hanya bersifat reaktif. Tetapi juga sistematis dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan melalui kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan layanan yang manusiawi dan preventif. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#antinarkoba #pemkab probolinggo #bnn