Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dibersihkan, Jembatan Avour Gending-Probolinggo Simpan Dua Truk Sampah Bawaan Banjir

Achmad Arianto • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:29 WIB
MENUMPUK: Pekerja menggunakan ekskavator mengangkat tumpukan sampah bawaan banjir yang menyumbat saluran jembatan avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending.
MENUMPUK: Pekerja menggunakan ekskavator mengangkat tumpukan sampah bawaan banjir yang menyumbat saluran jembatan avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending.

GENDING, Radar Bromo- Material sampah dan ranting bawaan banjir di hulu jembatan avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, melimpah. Sampah menyumbat saluran air di jembatan avour Glintongan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo turun membersihkannya mulai Senin (12/1) sore hingga malam. Hasilnya, ada sampah sebanyak dua truk yang diduga menjadi penyebab saluran air tersumbat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, tumpukan sampah berupa ranting pohon menjadi salah satu faktor utama yang menghambat aliran air. Sumbatan berpotensi memicu banjir, sebab menghambat aliran air dari hulu. “Ranting kecil memang terlihat sepele, tapi jika menumpuk akan menjadi padat dan membendung air. Inilah yang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir,” katanya.

Sampah di jembatan avour cukup tebal. Demi mempercepat proses pembersihan, digunakan ekskavator. Alat berat ini digunakan mengangkat sampah yang menyumbat saluran. Sekitar 25 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

“Sebanyak dua dump truk sampah kami angkat dari saluran air. Sementara ada sisa sampah juga segera kami angkut,” bebernya.

Oemar menyampaikan, masyarakat harus lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Khususnya tidak membuang sampah ke sungai. Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama pada musim hujan yang saat ini memasuki periode puncak.

Masyarakat perlu mengenali lingkungan sekitar dan segera melakukan tindak lanjut apabila terdapat potensi banjir atau bencana lainnya.

“Mudah-mudahan setelah material sampah diangkat, aliran air bisa normal kembali dan tidak terjadi banjir. Masyarakat juga harus tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi,” ujarnya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#jembatan #banjir #sampah #gending