Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

SMA Unggulan Haf-Sa Gelar Uji Publik Internasional, Santri Tampil Percaya Diri di Panggung Global

Jamaludin Uno • Sabtu, 3 Januari 2026 | 09:58 WIB
INTERNASIONAL: Salah satu tim riset sedang mengikuti uji publik internasional di GOR Damanhuri Romly, Pesantren Zainul Hasan Genggong, Rabu (31/12).
INTERNASIONAL: Salah satu tim riset sedang mengikuti uji publik internasional di GOR Damanhuri Romly, Pesantren Zainul Hasan Genggong, Rabu (31/12).

AGENDA uji publik santri program unggulan SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan–BPPT Genggong tahun 2025 ini berlangsung sangat istimewa.

Untuk pertama kalinya, uji publik digelar berskala internasional dengan menghadirkan penguji dari luar negeri.

Uji publik internasional digelar pada Rabu (31/12) di GOR Damanhuri Romly. Ada tiga program unggulan yang diuji dalam agenda ini yakni riset, tahfiz Alquran, dan baca kitab.

Pada program riset, uji publik diikuti oleh empat tim yang mempresentasikan hasil penelitian sesuai bidang kajian masing-masing.

Meliputi biologi, kimia, geografi, serta sosial humaniora. Seluruh rangkaian presentasi hingga sesi tanya jawab dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris, menegaskan kesiapan siswa menghadapi standar akademik internasional.

Mereka diuji oleh Assoc. Prof. Ts. Dr. Muhammad Safwan Abd Aziz selaku Director (ISI-SIR) Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Jordana Urbik selaku Peace Corps Volunteer dari Amerika Serikat. Serta Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si. dari Universitas Negeri Malang (UM).

Lalu uji tahfiz diikuti empat santri tahfiz terbaik dengan capaian hafalan sampai 15 juz. Para santri tersebut diuji oleh Habib Anis Al Habsyi, M.Psi. selaku ketua Jamiatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) Kota Kraksaan.

Sementara uji baca kitab diikuti oleh tiga santri terbaik dengan penguji KH. Muhammad, M.Pd.I. Santri yang mengikuti uji publik internasional itu merupakan santri terbaik yang sebelumnya telah lolos uji publik internal di lingkungan sekolah.

TANYA JAWAB: Jordana Urbik, Peace Corps Volunteer dari Amerika Serikat menanggapi presentasi salah satu tim.
TANYA JAWAB: Jordana Urbik, Peace Corps Volunteer dari Amerika Serikat menanggapi presentasi salah satu tim.

Usai uji publik, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan inisiasi kerja sama antara Yayasan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong dengan Laser Center, Universiti Teknologi Malaysia(UTM).

Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M. mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

Kepala SMA Unggulan Haf-Sa M. Inzah, M.Pd.I. mengatakan, uji publik bertaraf internasional ini menjadi bagian dari persiapan sekolah dalam membuka International Class Program (ICP), sekaligus mengejar akreditasi internasional.

KOMPAK: KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong bersama para penguji, pembina, dan Kepala SMA Unggulan Haf-Sa.
KOMPAK: KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong bersama para penguji, pembina, dan Kepala SMA Unggulan Haf-Sa.

“Sebagai persiapan, kami juga menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya, penguatan kolaborasi, riset internasional, penguatan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri,” katanya.

Menariknya, pada akhir Januari 2026 nanti, sebanyak 45 siswa bersama guru pendamping akan mengikuti International Academic Enrichment Program (IAEP).

Program ini dirancang untuk memperkaya wawasan akademik santri melalui penguatan literasi sains, eksperimen sains terbimbing, pengenalan budaya riset kampus, pengembangan komunikasi akademik berbahasa Inggris, serta pembinaan wawasan lintas budaya global. Kegiatan ini dirancang selama kurang lebih satu minggu.

Assoc. Prof. Ts. Dr. Muhammad Safwan Abd Aziz selaku Director (ISI-SIR) UTM mengaku sangat kagum dengan program-program yang diadakan di SMA Unggulan. Apalagi program itu juga ada uji publiknya.

“Sekolah yang berada di pondok memiliki program unggulan riset, ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” katanya. Melalui kegiatan ini, Prof. Safwan menawarkan peluang besar beasiswa kepada sejumlah lulusan SMA Unggulan Haf-Sa terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke UTM. (*)

Editor : Muhammad Fahmi
#tahfiz #zainul hasan genggong #alquran #probolinggo #sma unggulan