Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kaleidoskop Disporapar Kabupaten Probolinggo 2025: Perkuat Promosi dan Pengembangan Wisata

Jamaludin Uno • Rabu, 31 Desember 2025 | 16:18 WIB
LAUNCHING: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris me-launching program DEWI SAE.
LAUNCHING: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris me-launching program DEWI SAE.

DINAS Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo meluncurkan Program Desa Wisata (DEWI) SAE sebagai langkah strategis untuk mewujudkan 100 desa wisata unggulan yang mandiri dan berdaya saing.

Program tersebut resmi diluncurkan pada 4 Juni 2025 dan difokuskan pada pengembangan pariwisata berbasis religi, budaya lokal, serta ekonomi kreatif.

Melalui DEWI SAE, setiap desa didorong memiliki identitas dan daya tarik unik agar mampu menjadi destinasi wisata utama.

Program ini tidak hanya diposisikan sebagai penyangga kawasan Gunung Bromo, tetapi juga diarahkan masuk dalam pola perjalanan wisata (travel pattern) Kabupaten Probolinggo.

BELAJAR: Disporapar menggelar pelatihan DEWI SAE berbasis digital.
BELAJAR: Disporapar menggelar pelatihan DEWI SAE berbasis digital.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Disporapar menerapkan sejumlah strategi, antara lain pelatihan pengelolaan wisata berbasis komunitas, penguatan infrastruktur penunjang pariwisata, serta promosi digital yang menyasar wisatawan domestik hingga mancanegara.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing desa wisata, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Promosi DEWI SAE turut diperkuat melalui peran Duta Wisata Kakang Ayu Kabupaten Probolinggo. Peran tersebut dikukuhkan melalui ajang pemilihan Duta Wisata Kakang Ayu yang digelar sejak 8 Mei dan mencapai puncaknya pada 4 Juni 2025.

Para duta wisata ini berperan sebagai agen promosi potensi desa wisata melalui media sosial serta berbagai forum promosi di tingkat regional dan nasional.

Selain itu, pengelola desa wisata juga dibekali pelatihan DEWI SAE Berbasis Digital agar mampu mengoptimalkan teknologi dalam pengelolaan dan promosi pariwisata.

Seluruh informasi dan promosi desa wisata diintegrasikan dalam Aplikasi SAE Smart Tourism sebagai sarana promosi terpadu pariwisata Kabupaten Probolinggo.

PENOBATAN: Para Duta Wisata-Duta Atribut 2025 berfoto bersama pada 4 Juni 2025.
PENOBATAN: Para Duta Wisata-Duta Atribut 2025 berfoto bersama pada 4 Juni 2025.

Upaya promosi pariwisata juga dilakukan melalui Lomba Foto Napak Citro Desa Wisata yang mendukung Program DEWI SAE dengan mengeksplorasi 36 desa wisata di Kabupaten Probolinggo. Lomba ini diikuti 75 peserta dari berbagai daerah dengan total 128 karya foto.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menyampaikan bahwa lomba tersebut menjadi media promosi efektif untuk memperkenalkan desa wisata yang belum banyak dikenal masyarakat.

“Karya terbaik akan dipamerkan dan dimanfaatkan sebagai aset visual utama dalam materi promosi pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujar Heru Mulyadi.

Sementara dalam mendukung pengembangan wisata alam berkelanjutan, Disporapar juga menggelar Famtrip Pendakian ke Taman Hidup Argopuro melalui jalur Bermi pada 22 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan mendorong pengembangan jalur resmi Bermi–Taman Hidup sebagai destinasi wisata alam unggulan yang tertata, aman, dan berorientasi pada konservasi.

SOSIALISASI: Sosialisasi kajian Forest Nature Kabupaten Probolinggo.
SOSIALISASI: Sosialisasi kajian Forest Nature Kabupaten Probolinggo.

Penguatan pengembangan destinasi turut dilakukan melalui Sosialisasi Kajian Forest Nature Kabupaten Probolinggo pada 24 November 2025 di Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan yang disusun bersama East Java Ecotourism Forum (EJEF) ini melibatkan perangkat daerah dan pemangku kepentingan lintas sektor.

Berbagai upaya promosi tersebut juga diiringi dengan capaian prestasi di tingkat regional. Disporapar Kabupaten Probolinggo berhasil meraih predikat Best of The Best Dresscode pada ajang Jatim Fest ke-3 Tahun 2025 yang digelar di Grand City Mall Surabaya pada 1–5 Oktober 2025.

Penghargaan ini menjadi bentuk konsistensi Disporapar dalam memperkenalkan identitas dan potensi wisata Kabupaten Probolinggo melalui pendekatan kreatif dan visual.

PENDAKIAN: Famtrip pendakian ke Taman Hidup Argopuro pada 22 November.
PENDAKIAN: Famtrip pendakian ke Taman Hidup Argopuro pada 22 November.

Implementasi Program DEWI SAE pun telah menunjukkan hasil positif. Desa Binor, salah satu desa wisata binaan DEWI SAE Kabupaten Probolinggo, berhasil meraih predikat Penyaji Terbaik (Stand Terbaik) dan Virtual Tour Terbaik dalam Festival Dewi Cemara Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Bondowoso pada 22–25 Agustus 2025.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program DEWI SAE mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan promosi desa wisata, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai daerah tujuan wisata berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. (uno/*)

Editor : Abdul Wahid
#pemkab problinggo #pariwisata