Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Walau Long Weekend, Kolam Renang Jabung Tirta di Paiton Probolinggo Masih Lesu Pengunjung

Agus Faiz Musleh • Selasa, 30 Desember 2025 | 13:35 WIB
LIBURAN: Pengunjung menikmati kolam renang Jabung Tirta, Paiton. Libur panjang ini, wisata air tersebut masih lesu dan diprediksi bakal membeludak saat momen tahun baru.
LIBURAN: Pengunjung menikmati kolam renang Jabung Tirta, Paiton. Libur panjang ini, wisata air tersebut masih lesu dan diprediksi bakal membeludak saat momen tahun baru.

KRAKSAAN, Radar Bromo- Libur panjang yang biasanya menjadi momentum kebangkitan sektor wisata, belum sepenuhnya dirasakan kolam renang Jabung Tirta, Paiton.

Selama libur panjang, pengunjung masih tergolong sepi. Setiap harinya, kolam renang yang berada di wilayah Jabung itu hanya dikunjungi sekitar puluhan orang.

Manajer kolam renang Jabung Tirta, Uud Dwy Cahyadi mengungkapkan, kondisi tersebut cukup berbeda dibanding momen tertentu.

Lonjakan pengunjung biasanya baru terasa saat perayaan besar seperti tahun baru 2026 nanti.

“Kalau hari biasa seperti sekarang ini, pengunjung per hari hanya sekitar 30 orang. Beda cerita kalau momen tahun baru, bisa membeludak lebih dari 100 pengunjung,” kata Uud.

Ia menjelaskan, lesunya kunjungan di masa libur panjang ini dipengaruhi beberapa faktor.

Salah satunya adalah pola wisata masyarakat yang cenderung memilih destinasi pesisir terlebih dahulu.

Wilayah Paiton yang dikenal memiliki wisata pantai menjadi magnet utama bagi wisatawan.

“Biasanya pengunjung itu ke pantai dulu, setelah dari wisata pantai baru mampir ke kolam renang,” jelasnya.

Namun, arus pengunjung dari pesisir tersebut belum cukup mendongkrak angka kunjungan secara signifikan.

Meski demikian, pengelola tetap berupaya menjaga kualitas layanan, khususnya dari sisi kebersihan dan kualitas air kolam.

Menurut Uud, menjaga kualitas air menjadi prioritas utama meski jumlah pengunjung menurun. Pengurasan kolam dilakukan secara rutin demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Upaya yang kami lakukan sekarang ini adalah menjaga kualitas air. Kolam dikuras dua kali dalam sepekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses perawatan kolam sudah dijadwalkan secara tetap. Saat ini, pengisian air dilakukan setiap Kamis, disertai dengan pembersihan menyeluruh.

“Sekarang pengisian air dilakukan hari Kamis. Sekalian pembersihan kolam,” kata Uud.

Jika tidak ada momentum kunjungan besar, jadwal tersebut tetap dipertahankan. Menurutnya, kualitas air tidak bisa dikompromikan, meskipun jumlah pengunjung sedikit. “Kalau tidak ada momen, ya tetap hari Kamis. Air harus tetap bersih,” tegasnya.

Pengelolaan kolam renang ini juga dilakukan secara terbatas. Saat ini, pengurusan operasional masih ditangani oleh satu pengelola utama. Meski dengan keterbatasan tersebut, standar kebersihan tetap dijaga secara ketat.

Uud juga menyebut bahwa air yang digunakan di kolam renang merupakan air yang memang dipersiapkan dan dikelola khusus.

“Air yang digunakan ini air yang dijual, jadi kualitasnya harus benar-benar dijaga,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan kunjungan bisa kembali meningkat, terutama jika ada momen libur besar atau kegiatan tertentu yang mampu menarik minat masyarakat.

“Harapannya tentu ada peningkatan pengunjung. Tapi yang paling penting, kami tetap jaga kualitas, supaya pengunjung yang datang merasa nyaman,” pungkasnya. (mu/fun)

Editor : Fandi Armanto
#pemkab probolinggo #kolam renang jabung tirta #long weekend #liburan #paiton