Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dikira Tumpukan Kayu, Warga Temukan Mayat di Muara Sungai Penambangan Pajarakan Probolinggo

Achmad Arianto • Jumat, 26 Desember 2025 | 01:04 WIB
TANPA IDENTITAS: Warga berkumpul di muara sungai Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan untuk melihat sesosok mayat yang ditemukan Kamis (25/12) siang.
TANPA IDENTITAS: Warga berkumpul di muara sungai Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan untuk melihat sesosok mayat yang ditemukan Kamis (25/12) siang.

PAJARAKAN, Radar Bromo–Ketenangan warga Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan mendadak berubah, Kamis (25/12).

Ini setelah warga sekitar menemukan sesosok mayat ditemukan terapung di muara Desa Penambangan,.

Penemuan mayat perempuan tua tersebut langsung membuat warga setempat langsung menuju ke lokasi. Namun warga tidak mengenali mayat. Apalagi di tubuh mayat tak ada identitas satupun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com di lokasi, mayat tersebut ditemukan warga sekitar pukul 11.15 saat melintas di sisi barat sungai Desa Penambangan yang merupakan sebuah muara.

Saat melihat aliran sungai, warga tersebut kemudian melihat sebuah benda mengapung dan terbawa arus yang pelan.

Mulanya warga tersebut mengira benda tersebut adalah kayu atau sampah yang terbawa arus.

Namun karena penasaran kemudian warga tersebut mendekati bibir sungai dan melihat benda tersebut. Betapa kagetnya karena saat didekati rupanya benda tersebut adalah tubuh manusia.

“Yang menemukan pertama warga yang kebetulan melintas. Dikiranya benda ternyata saat dilihat dari dekat ternyata tubuh manusia,” kata Darma, 45, warga Desa Pajarakan saat ditemui dilokasi.

Saat ditemukan tubuh mayat tersebut dalam kondisi tertelungkup. Setelah memastikan bahwa benda hanyut tersebut adalah mayat akhirnya menghubungi perangkat desa melaporkan penemuan mayat tersebut.

Penemuan mayat tersebut kemudian cepat menyebar kepada warga desa lainnya. Akhirnya warga memutuskan untuk menepikan mayat tersebut.

Barulah setelah berada dibibir sungai, terlihat bahwa mayat tersebut adalah seorang nenek.

Menggunakan sampir warna cokelat, mayat berhasil ditepikan kemudian warga menghubungi Polsek Pajarakan.

“Warga hanya menepikan agar tidak jauh terbawa arus. Khawatir ada apa-apa, warga tidak berani mengangkat kedaratan sehingga evakuasinya nunggu polisi,” jelasnya.

Hasan, 39, warga Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan mengatakan bahwa setelah dievakuasi oleh petugas ada beberapa warga yang mengaku bahwa mayat tersebut adalah keluarganya dari Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan. Namun untuk memastikan hal masih dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

“Kabar penemuan mayat kan cepat viralnya. Ada yang mengaku kenal dengan mayat tersebut. Katanya dari Kregenan,” ucapnya.

Dari pantauan dilokasi kejadian Polsek Pajarakan bersama TNI setempat dibantu oleh warga melakukan evakuasi jenazah. Setelah berhasil diangkat mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Waluyo Jati.

Kanit Reskrim Polsek Pajarakan Aipda Andik mengatakan bahwa mayat tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi. Pasalnya saat ditemukan tanpa ada identitas. “Saat ini masih ada di rumah sakit,” jawabnya singkat. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
#pajarakan #muara sungai #penemuan mayat #probolinggo