PAITON, Radar Bromo–Libur natal dan tahun baru (nataru) menjadi momen yang ditunggu masyarakat. Tempat wisata mengalami kenaikan jumlah kunjungan.
Termasuk pantai di jalur pantura Probolinggo. Selama ada keramaian, Polres Probolinggo melakukan patroli wisata pantai untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Paiton Iptu Riyono mengatakan salah satu destinasi wisata yang menjadi jujugan pengunjung adalah di wilayah hukumnya adalah wisata pantai Bohay.
Meningkatnya jumlah pengunjung wisata tersebut selain masuk masa liburan juga karena aksesnya yang mudah dijangkau serta panorama yang begitu menawan.
Naiknya jumlah pengunjung tentunya harus diimbangi dengan keamanan dan ketertiban yang terjaga.
“Patroli ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Dilaksanakan untuk memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya.
Patroli dilaksanakan sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke objek wisata Pantai Bohay selama masa libur nataru. Patroli difokuskan pada area yang berpotensi ramai dikunjungi wisatawan, khususnya di sepanjang bibir pantai, area parkir, serta lokasi aktivitas pengunjung.
Ramainya kunjungan juga dapat memicu terjadinya aksi kriminalitas. Sehingga perlu dilakukan patroli dan pengetatan pengawasan.
Selain itu petugas juga memberikan himbauan kepada para wisatawan agar tetap waspada serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Riyono menambahkan pengelola wisata juga harus bersinergi dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
Adanya patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di kawasan wisata pantai tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati libur nataru dengan aman dan nyaman.
“Wisatawan juga perlu memperhatikan keselamatan diri dan barang bawaan. Mematuhi aturan keselamatan di kawasan pantai, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang laut,” pungkasnya.
Langkah antisipasi juga menjadi perhatian Pemkab Probolinggo. Bupati Probolinggo Mohammad Haris bahkan meninjau ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat dan arus wisatawan, sejak Selasa (23/12) dengan menyasar titik-titik yang dinilai krusial.
Peninjauan dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Fokus pemantauan meliputi ketersediaan energi, pelayanan publik, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga kesiapan infrastruktur penunjang pariwisata.
Pemantauan melibatkan beberapa instansi, termasuk kejaksaan, DPRD hingga Pertamina. Rangkaian peninjauan diawali di SPBU Tongas. “Hasil pemantauan menunjukkan stok BBM dalam kondisi aman.
Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan agar distribusi berjalan lancar dan tidak mengganggu mobilitas masyarakat selama Nataru,” ujar Haris.
Peninjauan berikutnya dilakukan di Pasar Sukapura. Di pasar tradisional tersebut, bupati memantau perkembangan harga bahan pokok penting (bapokting). Rangkaian peninjauan ditutup dengan pengecekan Gerbang Wisata Sukapura (GWS).
Bupati Haris bersama rombongan berjalan kaki dari area pasar menuju gerbang wisata untuk melihat langsung kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta kesiapsiagaan petugas menjelang meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid