Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Kabupaten Probolinggo, Mulai Naik

Agus Faiz Musleh • Senin, 8 Desember 2025 | 01:01 WIB
KONTROL: Salah seorang petugas DKUPP Kabupaten Probolinggo, memantau harga pangan di salah satu pasar daerah di Kabupaten Probolinggo.
KONTROL: Salah seorang petugas DKUPP Kabupaten Probolinggo, memantau harga pangan di salah satu pasar daerah di Kabupaten Probolinggo.

KRAKSAAN, Rada Bromo- Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Semampir, Kabupaten Probolinggo, dalam beberapa hari terakhir terus naik. Salah satu yang paling mencolok harga cabai kecil yang menembus Rp 75 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Semampir, Kiki, mengatakan, sebelumnya harga cabai kecil masih Rp 55 ribu per kilogram. Kini naik tajam. “Sekarang cabai kecil paling mahal, Rp 75 ribu per kilogram. Naiknya cukup kerasa untuk pembeli,” ujarnya, Jumat (5/12).

Selain cabai kecil, harga tomat juga masih tergolong tinggi. Kini dibaderol Rp 10 ribu per kilogram. Meski menurun dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 15 ribu per kilogram, namun dinilai masih memberatkan sebagian konsumen.

Tak hanya sayuran, harga protein hewani juga belum menunjukkan penurunan. Daging ayam potong masih bertahan di harga Rp 40 ribu per kilogram. Sementara, telur ayam juga menyentuh angka Rp 32 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat cenderung melemah.

“Pembeli masih ada, tapi banyak yang mengurangi jumlah belanja. Biasanya beli dua kilo, sekarang hanya satu kilo,” tambah Kiki.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, tingginya harga sejumlah komoditas dipengaruhi faktor cuaca yang berdampak pada hasil panen. “Cuaca yang kurang mendukung menyebabkan hasil panen tidak maksimal, sehingga pasokan terbatas dan harga menjadi tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, Sugeng memprediksi dalam waktu dekat harga komoditas akan mengalami fluktuasi seiring masuknya musim panen. “Ke depan, ketika panen mulai masuk, harga bisa turun atau setidaknya lebih stabil. Harapannya cuaca ke depan tidak terlalu berpengaruh,” katanya. (mu/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#semampir #komoditas #pangan #probolinggo