KRAKSAAN, Radar Bromo - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, jajaran Pemkab Probolinggo sejumlah instansi terkait mulai merangkai strategi pengamanan dan pelayanan publik.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, potensi kemacetan, hingga cuaca ekstrem yang kerap terjadi di penghujung tahun.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo, Hari Kriswanto, menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah sudah mulai bergerak menyiapkan langkah.
“Untuk rakor nataru, kami melakukan persiapan dengan berkoordinasi beberapa OPD, termasuk juga Polres dan TNI. Di dalamnya juga ada Bulog,” ujar Hari, usai menggelar rakor persiapan Nataru 2025-2026 di kantor Bupati Probolinggo.
Saat libur natari, tentu akan ada peningkatan pemudik atau lalu lintas di sepanjang jalan wilayah Kabupaten Probolinggo. Sebagai bentuk pelayanan, pemerintah akan mendirikan pos kesehatan yang terhubung dengan pos pengamanan.
“Kami membentuk atau membuat pos-pos kesehatan gabungan dengan pos pengamanan. Awal ini akan ada empat pos pengamanan, yaitu mulai dari Timur Paiton, Kraksaan, Gending, dan Leces. Ditambah lagi dua pos pantau di kawasan wisata, yaitu Sukapura dan Bermi,” jelas Hari.
Pos-pos ini diharapkan menjadi pusat layanan cepat, baik untuk pengendara atau wisatawan yang mengalami gangguan kesehatan, membutuhkan informasi lalu lintas, maupun keadaan darurat lainnya. Terkait kesiapan jalur tol, Hari menyampaikan bahwa koordinasi lebih lanjut masih berjalan.
“Untuk tol, masih akan dikoordinasikan, termasuk PUPR yang support kelayakan jalan dan sarana transportasi. Nanti akan dibahas lebih lanjut dalam rapat berikutnya di Polres Probolinggo,” tuturnya.
Menariknya, Bulog turut dilibatkan dalam rangka pengamanan Nataru, terutama terkait stok pangan.
“Dari Kemendagri memang mengajak Bulog. Harapannya ketersediaan pangan termasuk antisipasi kebencanaan. Karena selain nataru, kebencanaan ini juga perlu diantisipasi mengingat beberapa wilayah sudah mengalami bencana,” kata Hari.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Muhammad Dugel menegaskan bahwa polisi telah memulai koordinasi dengan pemerintah daerah sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.
“Hasil zoom meeting dengan Kemendagri membahas kesiapan dalam menghadapi kegiatan-kegiatan tahun baru. Polres sudah koordinasi dengan Pemda. Untuk persiapan awal, kami sudah rakor dan nanti akan ada rakor lagi menjelang Nataru,” terang Dugel.
Empat pos pengamanan dan dua pos pantau juga disiapkan dari Polres. "Kami melaksanakan pos ada empat titik. Pos Yan Leces, Pos Pam Gending, Pos Terpadu Kraksaan, dan Pos Pam Paiton. Ada dua pos pantau yaitu di Bromo dan di Bermi,” jelasnya.
Mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepolisian bakal menempatkan pasukan khusus siaga. “Kami siapkan satu peleton di polres untuk misalnya ada bencana atau kemacetan, sehingga bisa segera mengurai,” tegas Dugel.
Dengan kondisi cuaca yang sering hujan, berbagai lembaga teknis juga dikerahkan. “Kami sudah koordinasi dengan BPBD, termasuk Satpol PP untuk menyiapkan alat-alat jika ada pohon tumbang dan lain sebagainya. Kita sudah siap,” ujarnya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid