Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Raih Penghargaan Swasti Saba Padapa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Award

Jamaludin Uno • Jumat, 5 Desember 2025 | 13:20 WIB
KOMPAK: Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo,M.MKes, Kabid Kesmas Sri Wahyu Utami, SKM, MMRS dan Ketu FKPS dr. Syahrudi, Sp.B memegang piagam penghargaan Swasti Saba Padapa dan
KOMPAK: Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo,M.MKes, Kabid Kesmas Sri Wahyu Utami, SKM, MMRS dan Ketu FKPS dr. Syahrudi, Sp.B memegang piagam penghargaan Swasti Saba Padapa dan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menorehkan prestasi nasional. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkab Probolinggo berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Yakni, penghargaan Swasti Saba Padapa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Kategori Pratama.

Dua penghargaan ini menjadi bukti pengakuan nasional atas upaya Pemkab Probolinggo melalui dinkes dalam membangun lingkungan yang sehat dan perilaku hidup sehat.

Serta, keberhasilannya dalam meningkatkan sanitasi dan kebiasaan hidup bersih melalui pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan bergengsi dibidang kesehatan tersebut diserahkan dalam Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba dan STBM Award 2025 bertema “Kota Sehat Generasi Hebat Wujudkan Indonesia Emas 2045” di Auditorium Prof. Dr. G. A. Siwabessy Kantor Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (28/11) lalu.

Penghargaan STBM Award diserahkan kepada Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sri Wahyu Utami, SKM, MMRS. Sementara penghargaan Swasti Saba Padapa diterima oleh Ketua Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS), dr. Syahrudi, Sp.B.

PENGHARGAAN: Kabid Kesmas Sri Wahyu Utami, SKM, MMRS dan Ketu FKPS dr. Syahrudi, Sp.B menerima penghargaan Swasti Saba Padapa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Kategori Pratama, Juma
PENGHARGAAN: Kabid Kesmas Sri Wahyu Utami, SKM, MMRS dan Ketu FKPS dr. Syahrudi, Sp.B menerima penghargaan Swasti Saba Padapa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Kategori Pratama, Juma

Keberhasilan meraih STBM Award menunjukkan kuatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui implementasi lima pilar STBM.

Meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Sementara pada Swasti Saba, penilaian didasarkan pada sembilan tatanan Kota/Kabupaten Sehat. Meliputi Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum Sehat, Satuan Pendidikan Sehat, Pasar Sehat, Pariwisata Sehat, Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan, Perkantoran dan Perindustrian Sehat, Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Bencana.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo,M.MKes melalui Kabid Kesmas Sri Wahyu Utami menyampaikan rasa syukur dan rasa bangga atas capaian ini.

Menurutnya, dua penghargaan ini merupakan bukti nyata kolaborasi dan komitmen lintas sektor, termasuk dukungan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Ini merupakan awal semangat Kabupaten Probolinggo yang merupakan sinergi dari semua OPD dan FKPS dalam mewujudkan Kabupaten Probolinggo Sehat melalui sembilan tatanan swasti saba serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui implementasi lima pilar STBM,” katanya.

Ketua FKPS dr. Syahrudi menambahkan Swasti Saba Padapa diberikan kepada daerah yang telah berhasil menerapkan indikator kota sehat secara konsisten. Penghargaan Swasti Saba Padapa diberikan untuk kabupaten atau kota sehat yang terdiri dari sembilan tatanan Kota/Kabupaten Sehat.

“Swasti Saba Padapa merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada daerah yang dianggap mampu mengimplementasikan prinsip kota sehat secara menyeluruh dan berkelanjutan,” katanya.

Dokter Syahrudi menegaskan, penghargaan ini bukan semata hasil kerja pemerintah daerah. Tetapi juga cerminan komitmen dan disiplin masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Pemerintah daerah berperan mempercepat pembangunan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan warga. Namun masyarakatlah yang sesungguhnya menggerakkan perubahan melalui partisipasi aktif di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Ia mengingatkan PHBS tidak boleh berhenti pada aktivitas seremonial, tetapi perlu terus ditumbuhkan sebagai budaya. “Perilaku hidup bersih dan sehat harus senantiasa dicontohkan, diterapkan dan ditumbuhkan, terlebih soal pengelolaan sampah yang esensinya adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (uno/*)

Editor : Fandi Armanto
#pemkab probolinggo #Swasti Saba 2025 #Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)