Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

12.451 Jiwa Warga Kabupaten Probolinggo Terdampak Krisis Air Bersih, Ini Penyebabnya

Achmad Arianto • Rabu, 3 Desember 2025 | 17:16 WIB
KIRIM AIR: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo mengirimkan air bersih ke Desa Tulupari, Kecamatan Tiris, beberapa waktu lalu.
KIRIM AIR: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo mengirimkan air bersih ke Desa Tulupari, Kecamatan Tiris, beberapa waktu lalu.

TIRIS, Radar Bromo - Krisis air bersih terus menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo.

Hingga November 2025, tercatat 12.451 jiwa atau 4.056 kepala keluarga yang terdampak. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah mengatakan, sejauh ini permintaan pengiriman air bersih masih ada.

Namun, intensitas permintaan mulai menurun. Warga kesulitan akibat berkurangnya cadangan air bersih dampak musim kemarau.

Kesulitan air bersih juga terjadi karena terganggunya pipanisasi air bersih, sehingga air bersih tidak mengalir sampai rumah warga.

Dengan demikian, ketersediaan air bersih tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Permintaan pengiriman air bersih cenderung menurun. Tetapi jika ada permintaan langsung, kami penuhi,” ujar Zubaidullah.

BPBD mencatat, sejak Juni atau awal musim kemarau sampai November, tercatat ada 41 dusun di 20 desa di 8 kecamatan yang krisis air bersih.

Total air yang dikirimkan 1.153.000 liter kepada 12.451 jiwa atau 4.056 kepala keluarga.

Pengiriman air bersih dilakukan berdasarkan permohonan pemerintah desa atau kecamatan atau warga terdampak.

Petugas mengirim dengan cepat dan sesuai kebutuhan. Kebutuhan air tidak bisa ditunda dan menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa diganti, sehingga harus segera dipenuhi.

“Wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih masih terus kami pantau. Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan TRC yang berada di lapangan,” bebernya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#bpbd #kepala keluarga #krisi air bersih #probolinggo