KRAKSAAN, Radar Bromo-Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Probolinggo berlangsung meriah dan penuh makna.
Digelar di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, acara ini menjadi ajang sinergi luar biasa dengan melibatkan seluruh Puskesmas, 2 rumah sakit pemerintah, dan 4 rumah sakit swasta.
Acara diawali dengan senam bersama dan fun walk mengelilingi area stadion. Berbagai layanan dan pemeriksaan kesehatan gratis disiapkan di sejumlah stan.
Diantaranya, konsultasi kesehatan, skrining penyakit tidak menular, pelayanan kesehatan tradisional, pemeriksaan tingkat stress, skrining kesehatan tulang hingga pemeriksaan skin cek. Masyarakat antusias.
Acara juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba dari berbagai kegiatan yang digelar selama rangakaian HKN ke-61.
Salah satunya, pemberian piagam kepada 5 puskesmas berkinerja terbaik. Ada juga pelantikan Pengurus Cabang (PC) Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Kabupaten Probolinggo.
Mengusung tagline “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang yang fundamental.
“Generasi sehat adalah bekal untuk memiliki generasi masa depan yang mampu bersaing. Sehat menjadi modal utama bagi kesejahteraan dan pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Haris ini kemudian memaparkan kebijakan progresifnya, yakni transformasi layanan kesehatan melalui program Puskesmas SAE. Saat ini, Puskesmas Pajarakan dan Puskesmas Krucil menjadi pilot project. Gus Haris menekankan bahwa puskesmas tidak boleh sebatas tempat berobat, melainkan harus menjadi pusat edukasi dan kegiatan sosial.
“Saya ingin puskesmas menjadi pusat edukasi. Ada mini playground, pojok literasi, senam bersama, kegiatan parenting, dan program lain yang membuat masyarakat merasa dekat dengan layanan kesehatan,” katanya.
Gus Haris juga mengapresiasi kinerja jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tenaga kesehatan Kabupaten Probolinggo yang berhasil menjaga serapan anggaran pada level tinggi, menempatkan daerah di peringkat keenam terbaik nasional.
“Banyak daerah yang serapannya masih 50 persen, tapi Kabupaten Probolinggo sudah jauh melampaui,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gus Haris juga menyampaikan sejumlah keberhasilan lainnya yang telah diraih selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Fahmi AHZ. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 20 prestasi dari nasional dan provinsi yang diraih Pemkab Probolinggo. (uno/*)
Editor : Fandi Armanto