Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Warga Keluhkan Jalan Rusak Dampak Proyek Tol Prosiwangi, Dijanjikan Perbaikan Mulai Kamis 20 November

Agus Faiz Musleh • Kamis, 20 November 2025 | 05:39 WIB

 

 

PROTES: Banner protes terlihat dipasang di tepi jalan rusak di bawah Underpass Tol Probowangi paket 3 masuk Sumberanyar, Paiton, Rabu (10/11).
PROTES: Banner protes terlihat dipasang di tepi jalan rusak di bawah Underpass Tol Probowangi paket 3 masuk Sumberanyar, Paiton, Rabu (10/11).

KRAKSAAN, Radar Bromo- Rangkaian banner protes terpampang di sejumlah titik di Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Semuanya berisi kekesalan warga terhadap kerusakan jalan yang mereka nilai merupakan akibat aktivitas pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) atau kini telah berubah menjadi Prosiwangi (Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi).

Banner-banner itu tersebar mulai wilayah Kecamatan Kotaanyar hingga Paiton, Rabu (19/11). Terutama di area underpass Tol Probowangi di Desa Sumberanyar.

Semuanya dipasang warga dari empat desa yang selama ini terdampak jalan rusak akibat proyek pembangunan jalan tol.

Yaitu, Desa Sumberanyar dan Sumberejo, Paiton. Serta, Desa Kotaanyar dan Triwungan, Kecamatan Kotaanyar

Salah satu banner yang mencolok berbunyi: “Kalian sukses membuat jalan tol. Kalian juga sukses membuat jalan kami tol ngantol. Maincount jangan seenaknya..!!!” Ada juga yang berbungi, “Maincount jangan lari dari tanggung jawab. Kembalikan jalan kami mulus lagi.”

Ahmad Taufik, warga setempat mengatakan, banner-banner itu sengaja dipasang warga.

Warga kecewa karena berbagai janji perbaikan jalan yang diberikan Maincount tak kunjung ditepati.

“Banner itu ungkapan kesal kami. Dari dulu janji mau diperbaiki, tapi sampai sekarang kondisi jalan malah makin rusak,” tutur Taufik.

Dengan protes itu, warga ingin mendesak pihak maincount Proyek Strategis Nasional (PSN) Probowangi untuk segera memperbaiki kerusakan jalan yang kian parah.

Terutama karena hilir mudik kendaraan besar yang keluar masuk area proyek.

Ia menegaskan, bahwa pihak desa maupun Pemkab Probolinggo sebenarnya sudah berulang kali meminta kepastian perbaikan pada maincount. Namun, tetap tidak membuahkan hasil.

“Kami bersama warga dari empat desa sengaja memasang spanduk di sepanjang jalur yang rusak biar pihak terkait tahu bahwa kami sudah tidak percaya lagi. Terlalu lama masyarakat menunggu sampai akhir tahun tanpa kepastian,” ujarnya.

Bahkan, menurutnya, warga sepakat menempuh aksi yang lebih besar bila dalam waktu dekat tidak ada perbaikan jalan. Terutama warga yang dekat dengan lokasi proyek.

“Ini peringatan terakhir. Kalau tidak ada langkah nyata, warga terutama yang tinggal paling dekat dengan lokasi proyek akan turun melakukan aksi unjuk rasa,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra memastikan kontraktor akan segera memperbaiki kerusakan jalan.

Dia menegaskan, perbaikan akan dilakukan mulai Kamis ini (20/11).

“Insyaallah besok (Kamis ini, Red) mulai dikerjakan oleh pihak maincount. Setelah Bupati (Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Red) meninjau langsung lokasi siang tadi, mereka berkomitmen segera memperbaiki,” ujar Hengki.

Ia menjelaskan bahwa dua perusahaan yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan PT Pembangunan Perumahan (PP), ditunjuk untuk menangani perbaikan jalan.

Perbaikan akan dilakukan dengan metode tambal sulam sebelum kemudian diaspal hotmix.

Di sisi lain, Humas Tol Paket 3 Mohammad Ifan belum dapat dimintai keterangan tentang hal ini.  Yang bersangkutan belum merespons panggilan maupun pesan yang dikirim Jawa Pos Radar Bromo. (mu/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jalan rusak #Tol Probowangi #paiton #probolinggo #Prosiwangi #kotaanyar