Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pegawai di Pemkab Probolinggo Diingatkan Jauhi Taruhan Online, Ancam Sanksi Berat Bila Terlibat

Agus Faiz Musleh • Selasa, 11 November 2025 | 19:05 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

KRAKSAAN, Radar Bromo - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo diingatkan untuk menjaga integritas dan tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi melanggar hukum maupun mencoreng nama baik institusi.

Salah satunya yang disorot perihal keterlibatan dalam praktik judi online. Jika ditemukan ASN akan disanksi berat bahkan sampai pemberhentian.

Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Imron Rosyadi, menegaskan bahwa ASN yang tersangkut kasus pidana akan dikenakan sanksi berat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ASN itu ya kembali ke badan itu. Kalau nanti melakukan pelanggaran sampai terkena sanksi pidana, maka sanksinya berat,” beber Imron.

Sanksi berat, kata Imron, ada tiga: penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pembebasan dari jabatan, dan pemberhentian.

“Ada pemberhentian dengan hormat bukan atas kemauan sendiri dan pemberhentian tidak hormat, biasanya karena pelanggaran berat seperti korupsi,” ujar Imron Rosyadi.

Imron menjelaskan bahwa pemberhentian ASN dapat dilakukan apabila yang bersangkutan telah divonis pidana dengan hukuman lebih dari dua tahun.

“Pemberhentian itu dilakukan ketika proses pidananya sudah selesai dan vonisnya lebih dari dua tahun,” tambahnya.

Imron juga mengingatkan agar para ASN tidak terlibat dalam kegiatan online atau aktivitas lain yang dapat menurunkan citra aparatur pemerintahan.

“Harapan kami kepada teman-teman ASN, berhentilah dari kegiatan yang tidak bermanfaat, terutama yang berkaitan dengan hal-hal online yang tidak jelas (judol,red). Kami ini berupaya untuk bersih dan berintegritas, supaya bisa mendukung keinginan Bupati dalam mewujudkan Probolinggo yang berintegritas dan berdaya saing,” tegasnya.

Imron menekankan bahwa menjaga integritas merupakan bagian penting dari komitmen ASN dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Integritas kita salah satunya ditunjukkan dari hal-hal seperti itu. Kalau kita bersih, tentu masyarakat akan percaya, dan roda pemerintahan akan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pemkab probolinggo #situs