KRAKSAAN, Radar Bromo - Kabupaten Probolinggo sedang berupaya untuk bisa meraih predikat Nindya sebagai kabupaten layak anak (KLA).
Butuh koordinasi antarinstansi untuk mewujudkan predikat tersebut.
Ini terungkap saat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi KLA tahun 2024.
Rakor yang digelar di ruang pertemuan Jabung 3, Kantor Bupati Probolinggo dipimpin Sekretaris DP3AP2KB Nursalam, dan diikuti sejumlah perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi bagian dari program KLA.
Nursalam menegaskan bahwa penerapan kebijakan KLA bukan sekadar untuk memenuhi target penilaian nasional.
Melainkan sebagai langkah nyata membangun masa depan anak-anak di daerahnya.
“KLA bukan hanya urusan mengejar skor atau penghargaan. Ini adalah upaya jangka panjang agar setiap anak di Kabupaten Probolinggo bisa tumbuh, berkembang, terlindungi, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran yang berpihak pada anak serta sinergi antarsektor agar berbagai layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan terhadap anak korban kekerasan bisa dinikmati secara adil.
“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci. Semua layanan bagi anak harus betul-betul menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” tambahnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rigustina menambahkan, Kabupaten Probolinggo tahun ini kembali mempertahankan predikat Madya dengan skor akhir 604,57 pada hasil evaluasi KLA 2024.
“Pencapaian ini menunjukkan adanya peningkatan kerja sama lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak,” terang Rigustina.
Menurutnya, meski terjadi sedikit penurunan skor setelah proses verifikasi, capaian tersebut tetap menjadi bukti adanya kemajuan nyata dibandingkan periode 2017-2022, ketika Kabupaten Probolinggo masih berada di level Pratama.
“Perjalanan menuju kabupaten yang benar-benar layak anak masih panjang. Tapi dengan komitmen dan kolaborasi semua pihak, kami optimistis bisa naik ke predikat Nindya pada penilaian berikutnya,” pungkasnya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid