KREJENGAN, Radar Bromo - Danil memang selamat dari aksi pembegalan. Namun atlet arung jeram andalan Kabupaten Probolinggo ini harus mengambil risiko.
Akibat luka di tangannya yang dialaminya karena terjatuh dan terseret motor, dia kemungkinan bakal absen di ajang Kejurprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) pekan depan.
Ketua Faji Kabupaten Probolinggo, Habib Mahdi mahdi menyebutkan, jika kasus pembegalan yang menimpa atletnya sangat berpengaruh terhadap performa tim pada Porprov Federasi Arung Jeram Indonesia (Faji) yang akan diselenggarakan Minggu (9/11) mendatang di Sungai Pekalen, Kabupaten Probolinggo.
Baca Juga: Begal Asal Maron Probolinggo Ini Keok setelah Duel dengan Atlet Arung Jeram
"Pertama kami sangat bersyukur Danil tidak mengalami luka serius dan bisa menangkap begal yang meresahkan ini. Namun tentu dengan luka yang didapati, pasti berpengaruh kepada tim yang akan berlaga pada Porprov pekan depan," kata ketua Habib Mahdi, saat berada di Polsek Krejengan.
Ia menyebutkan, Danil merupakan salah satu atlet utama Faji yang akan diturunkan pada skuad utama kejurprov nanti.
"Danil merupakan atlet andalan. Di ajang Porprov lalu, dia ikut mendulang emas, dari 4 emas yang di dapatkan Faji," ujarnya.
Dengan kejadian ini, Mahdi menyebutkan jika pihaknya masih akan menunggu perkembangan fisik kesehatan dari Danil. Jika memungkinkan, Danil akan tetap turun dalam laga kejurprov.
"Jika tidak memungkinkan, maka kami akan menggunakan cadangan. Sudah ada dan kami siapkan. Hanya saja tentu akan berpengaruh pada performa nanti," ujarnya.
Mahdi tak banyak berkomentar dengan kejadian pembegalan yang menimpa atlitnya. ia menyebutkan percaya kepada polisi sepenuhnya dalam pengungkapan kasus yang ada menimpa atlitnya.
"Polisi sudah tidak perlu didesak, polisi sudah bekerja secara profesional. Dan kami yakin bersama, motor atlet dan pelaku yang satunya yang kabur pasti tertangkap," ujarnya. (mu/fun)
Editor : Fandi Armanto