GENDING, Radar Bromo - Kesehatan empat pasien keracunan daging ayam yang sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas Gending, belum juga pulih.
Bahkan, warga Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu dilarikan ke rumah sakit Rabu (29/10) sore.
Mereka dirujuk ke karena kondisinya tidak kunjung membaik, sehingga membutuhkan perawatan lanjutan. Kepala Puskesmas Gending dr. Pungki Ariyanti mengatakan, para pasien dirujuk karena masih merasa tidak enak di bagian perut dan kondisinya masih lemas.
Sementara, puskesmas telah melakukan penanganan dan perawatan maksimal.
Agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik, pasien dirujuk ke RS Rizani Paiton. Saat masuk ke Puskesmas Gending, pasien mengalami muntah, sakit perut, dan sering buang air besar (BAB).
Setelah satu hari dirawat di puskesmas, muntah dan BAB mulai berkurang.
“Pasien, seluruhnya masih mengalami nyeri di perut, sehingga kami rujuk ke rumah sakit,” katanya ketika ditemui di Puskesmas Gending, Kamis (30/10).
Humas RS Rizani Paiton Muhammad Sholehudin mengatakan, pasien diterima rumah sakit Rabu (29/10) sekitar pukul 19.58.
Pasien langsung ditangani sesuai anamnesis yang sebelumnya telah dilakukan petugas. Kini pasien sedang menjalani perawatan secara intensif.
“Betul pasien sudah dirujuk, pasien sudah ditangani dengan baik. Kini sudah mulai membaik,” katanya.
Diketahui, lima orang warga Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, mengalami keracunan Selasa (28/10).
Korbannya adalah pasangan suami-istri Misin dan Paingkem. Serta, tiga orang anaknya yang masih di bawah umur. Sekeluarga ini keracunan setelah mengonsumsi daging ayam Bangkok.
Misin yang makan sedikit hanya lemas, seperti tak memiliki tenaga dan perutnya mulas. Penderitaan yang sama dialami Paingkem dan tiga anaknya.
Namun, diduga karena mengonsumsi daging ayam lebih banyak, mereka sampai muntah dengan cairan berwarna kebiruan dan sering BAB.
Kini, selain Misin, empat korban dirawat di RS Rizani Paiton. (ar/rud)
Editor : Ronald Fernando