KRAKSAAN, Radar Bromo-Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/10). Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama Kepala Kejari Probolinggo, Ahmad Nuril Alam, meresmikan berdirinya Masjid An-Nur di lingkungan Kejari Kabupaten Probolinggo.
Bangunan megah bernuansa putih itu kini berdiri gagah di area kantor Kejari. Jadi simbol keimanan dan kebersamaan aparatur penegak hukum dengan masyarakat.
Peresmian dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah. Masjid An-Nur dibangun dengan dana hibah senilai Rp 1,2 miliar dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yang juga meliputi pembangunan fasilitas GOR Adhyaksa, yang diharapkan menjadi pusat kegiatan rohani dan sosial.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat impian besar terwujud. Masjid An-Nur bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh pegawai Kejari dan masyarakat sekitar,” ujar Kajari Probolinggo Nuril Alam penuh rasa syukur.
Masjid ini juga akan digunakan untuk salat Jumat berjamaah, dengan daya tampung lebih dari 200 jamaah.
“Semoga masjid ini makmur, ramai dengan kegiatan ibadah, dan membawa keberkahan bagi semua,” lanjut Nuril.
Sementara itu, Bupati Haris juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum tersebut.
“Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol semangat kebersamaan dan keimanan kita. Semoga dari sini lahir insan-insan adhyaksa yang tidak hanya teguh dalam menegakkan hukum, tapi juga kuat dalam iman,” tuturnya.
Ke depan, Kejari kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk memakmurkan masjid dengan kegiatan keagamaan rutin. Mulai dari pengajian, kajian hukum islami, hingga santunan bagi masyarakat sekitar.
“Kita ingin Masjid An-Nur benar-benar menjadi cahaya nurb bagi siapa pun yang datang. Insya Allah membawa berkah dan kebaikan bagi Kejaksaan dan seluruh warga Probolinggo,” harap Kajari Nuril dengan senyum. (mu/mie)
Editor : Muhammad Fahmi