Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Kursi Eselon II di Lingkungan Pemkab Probolinggo Masih Kosong, Pejabat Definitif Tunggu Tahun Depan

Agus Faiz Musleh • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi jabatan kosong
Ilustrasi jabatan kosong

KRAKSAAN, Radar Bromo - Sejumlah 19 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Probolinggo yang dimutasi, telah resmi dilantik.

Namun, sejauh ini masih ada dua kursi kepala organisasi perangkat daerah yang belum terisi.

Yakni, kursi kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) dan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Kedua posisi ini kini masih kosong dan sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, kekosongan ini terjadi karena dua pejabat eselon II sebelumnya telah memasuki masa pensiun.

“Untuk BKP-SDM dan Disdukcapil, sementara diisi Plt. Kedua pejabat sebelumnya sudah purnatugas. Nantinya, jabatan itu akan diisi melalui proses seleksi terbuka atau selter tahun 2026,” terang Ugas, Selasa (21/10).

Ugas menjelaskan, penunjukan Plt dilakukan agar roda pemerintahan di dua instansi vital itu tetap berjalan optimal.

“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan. Apalagi di BKP-SDM dan Dukcapil. Keduanya sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan manajemen ASN (aparatur sipil negara), sehingga jabatan sementaranya diisi oleh Plt," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (20/10) siang, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melantik sejumlah pejabat eselon II di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa.

Dari total 19 pejabat yang dimutasi, sebagian di antaranya bertukar posisi dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja OPD.

Ugas mengatakan, rotasi dan pengisian jabatan ini merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Probolinggo.

“Bupati ingin memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang tepat, sesuai kompetensi dan kebutuhan,” jelasnya.

Dengan dua jabatan strategis, masih menunggu proses seleksi 2026, publik berharap kinerja pemerintahan tetap stabil.

“Sementara, Plt yang ditunjuk sudah mulai menjalankan tugas agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Ugas. (mu/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pemkab probolinggo #kabupaten probolinggo #pejabat