Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dinas Kesehatan Probolinggo Latih Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Agus Faiz Musleh • Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:00 WIB

 

Pelatihan penjamah makan untuk program makan bergizi gratis
Pelatihan penjamah makan untuk program makan bergizi gratis

KRAKSAAN, Radar Bromo –Mutu program makan bergizi gratis (MBG) terus ditingkatkan. Belum lama ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Liprak Kidul Banyuanyar dan Wangkal 003, menggelar pelatihan penjamah makanan bagi para petugas lapangan.

Pelatihan ini difokuskan untuk memperkuat pemahaman peserta tentang higiene dan sanitasi pangan, teknik pengolahan makanan bergizi yang aman, serta penerapan standar keamanan pangan dalam setiap tahapan penyajian MBG.

Tidak hanya berisi paparan materi, kegiatan tersebut juga dikemas secara interaktif. Tujuannya, agar peserta lebih mudah memahami materi sekaligus menumbuhkan kekompakan antarrelawan.

Kepala Dinkes dr. Hariawan Dwi Tamtomo, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami, mengapresiasi pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini berperan penting dalam menjaga standar kualitas pelayanan program MBG.

“Program makan bergizi gratis bukan sekadar soal membagikan makanan, tapi juga memastikan proses penyajiannya aman, higienis, dan memenuhi unsur gizi,” beber Sri Wahyu.

“Para penjamah makanan ini menjadi garda terdepan yang menentukan keberhasilan program,” ujar Sri Wahyu.

Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak petugas SPPG yang lebih profesional dalam menjaga kebersihan serta mutu makanan.

“Kami ingin semua relawan memiliki kesadaran yang sama tentang pentingnya kebersihan tangan, alat, dan bahan pangan. Hal kecil seperti mencuci tangan dengan benar bisa mencegah berbagai penyakit,” jelasnya.

Selain aspek teknis, Sri Wahyu juga menyoroti pentingnya semangat kebersamaan di antara para petugas SPPG. “Kerja sama tim itu kunci. Program ini hanya bisa berhasil kalau dijalankan dengan hati dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tegasnya.

Ke depan, Dinkes berkomitmen melanjutkan pembinaan dan pendampingan rutin bagi seluruh tim SPPG di berbagai wilayah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus digelar secara berkesinambungan. Dengan begitu, standar keamanan pangan di setiap titik layanan semakin meningkat dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program MBG,” pungkasnya. (mu/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#Mbg #prabowo subianto #Makan Bergizi Gratis