Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jalan Rusak Dampak Tol Probowangi di Sumberanyar hingga Kotaanyar Probolinggo Dikeluhkan Warga

Agus Faiz Musleh • Rabu, 24 September 2025 | 15:35 WIB

 

 

RUSAK: Jalan sepanjang 3 kilometer, mulai dari Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton hingga wilayah Kotaanyar, rusak parah terdampak pengerjaan Jalan Tol Probowangi.
RUSAK: Jalan sepanjang 3 kilometer, mulai dari Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton hingga wilayah Kotaanyar, rusak parah terdampak pengerjaan Jalan Tol Probowangi.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Kerusakan jalan akibat pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) di Kabupaten Probolinggo, belum semuanya diperbaiki.

Bahkan, sekitar 3 kilometer jalan rusak di Paiton hingga Kotaanyar tidak kunjung diperbaiki.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, jalan rusak ini terjadi mulai Desa Sumberanyar di Kecamatan Paiton hingga wilayah Kotaanyar.

Jalan ini merupakan jalur penghubung antara Paket 2 dan Paket 3 proyek pembangunan Jalan Tol Probowangi.

Sejak awal pembangunan dilakukan, ruas jalan ini mulai rusak. Namun, tidak kunjung diperbaiki secara tuntas.

Kondisi aspal jalan hancur, berubah mernjadi batu dan kerikil. Lubang jalan terlihat di sana-sini dengan kondisi berdebu.

Saat cuaca panas dan berangin, debu beterbangan. Sementara saat hujan turun, genangan air terjadi, membuat jalan berubah jadi kubangan.

Tak jarang, pengendara motor terjatuh akibat jalan licin.

“Sebenarnya beberapa titik jalan pernah diperbaiki, namun rusak lagi. Itu pun kualitasnya kurang baik. Hanya beberapa minggu setelah itu rusak lagi,” keluh Syafi'i, salah satu pengendara.

Kondisi ini diperparah dengan kendaraan berat proyek tol yang sebelumnya kerap melintas.

Warga menyebut, jalan rusak mulai terasa sejak pengerjaan jalan tol dilakukan di tahap awal.

Meski beberapa kali ada perbaikan jalan, namun masyarakat menilai tanggung jawab kontraktor belum maksimal. Sebab, kerusakan terus terjadi.

"Kenapa warga menilai belum maksimal? Sebab, kondisi jalan di sini mulus dan bagus sebelum ada pengerjaan jalan tol. Seharusnya kondisi jalan dikembalikan seperti itu,” katanya.

Sebagai informasi, pengerjaan Jalan Tol Probowangi Paket 2 (Kraksaan–Paiton) dikerjakan secara konsorsium oleh HKI, ACSET, dan NK. Sementara Paket 3 (Paiton-Besuki) digarap oleh PP, Waskita, dan Wika.

“Kami minta kontraktor tidak sekadar tambal sulam jalan yang rusak. Kalau dibiarkan rusak begini, korban kecelakaan bisa terus bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, kontraktor seharusnya punya tanggung jawab sosial. Jalan lokal yang rusak karena proyek jalan tol harus dipulihkan dengan standar yang baik.

Bukan sekadar formalitas. Jika tidak, masyarakat hanya jadi korban pembangunan.

Jawa Pos radar Bromo berupaya mengonfirmasikan keluhan warga ini pada Humas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 2 Yuda.

Namun, belum ada respons dari yang bersangkutan saat dihubungi. Baik melalui chat, maupun panggilan telepon.

Konfirmasi pada Humas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3 Mohammad Irfan juga demikian.

Yang bersangkutan belum merespons chat maupun panggilan telepon dari Jawa Pos Radar Bromo. (mu/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jalan rusak #Tol Probowangi #paiton #Probolinggo Banyuwangi #probolinggo #kotaanyar