PEMERINTAH Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan warga. Tahun ini berbagai pembangunan fisik digarap. Mulai dari renovasi kantor desa, perbaikan jalan, hingga pembangunan saluran irigasi.
Salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Desa Jatiadi, tahun ini adalah renovasi kantor desa. Demi kenyamanan pelayanan, atap bangunan lama akan diganti dengan material yang lebih kokoh dan tahan lama. Selain itu, dibangun pula aula desa sebagai ruang serbaguna. Seperti, untuk rapat, pertemuan warga, dan kegiatan sosial.
Di sektor pertanian, pemerintah desa membangun irigasi di Dusun Rowojati Lor RT 16/RW 7 sepanjang 66,5 meter dengan lebar 1,5 meter dan tinggi 1,8 meter. Saluran ini dilengkapi sumur resapan di rumah-rumah warga yang dilalui jalur air. “Langkah ini sebagai antisipasi banjir saat musim hujan akibat luapan Sungai Klaseman,” ujar Kepala Desa Jatiadi Tutik Suhartiyah.
Peningkatan akses jalan juga menjadi perhatian pemerintah desa. salah satunya ada pengaspalan jalan sepanjang 700 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Krajan–Dusun Adiboyo Wetan serta sepanjang 300 meter dengan lebar 2,5 meter di Dusun Krajan RT/RW 2/1. Tak hanya itu, ada juga rabat beton jalan sepanjang 176 meter dengan lebar 2,6 meter di Dusun Rowojati Tengah RT 14/RW 6.
Dari sisi sosial, pemerintah desa menyiapkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga menyentuh tiga titik. Masing-masing di Dusun Krajan 1, RT 3/RW 1, Dusun Rowojati Lor RT 15/RW 7, dan Dusun Krandon Wetan RT 20/RW 9.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang ada. Agar manfaatnya bisa dinikmati bersama untuk jangka panjang,” ujarnya. (dik/rud/*)
Pompa PADes, Wujudkan Tematik Hijau
PEMERINTAH Desa Jatiadi terus berinovasi memadukan program lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat. Tahun ini, pemerintah desa mengusung konsep “Desa Tematik Hijau” dengan menanam 80 bibit mangga jenis arum manis dan manalagi di Dusun Krandon Wetan RT 20/RW 9.
Bibit mangga ditanam di sisi kanan dan kiri irigasi di tanah kas desa. Kepala Desa Jatiadi Tutik Suhartiyah mengatakan, mangga dipilih karena merupakan ikon Kabupaten Probolinggo dan cocok dibudidayakan di wilayah tersebut. “Ke depan, hasil panen mangga diharapkan bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PADes),” ujarnya.
Tak hanya itu, desa juga mempercantik wajah lingkungan dengan menanam 50 pohon tabebuya di sepanjang jalan utama depan kantor desa. Tabebuya yang mekar akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun pengunjung.
Di sektor ekonomi, Pemerintah Desa Jatiadi memberi perhatian serius terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Sekitar 20 kios UMKM yang tergabung dalam Paguyuban UMKM Joger binaan pemerintah desa akan direlokasi ke lapangan desa. Demi faktor keamanan lalu lintas dan kenyamanan pembeli serta penjual.
“UMKM di Jatiadi tumbuh bagus. Salah satunya keripik pisang ‘Mama Aira’ yang sudah dikenal luas masyarakat,” kata Tutik.
Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendorong perekonomian warga. “Kami ingin UMKM berkembang pesat, sehingga kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” jelasnya. (dik/rud/*)
RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2025
- Merenovasi balai desa, meliputi perbaikan atap dan pembangunan aula.
- Membangun irigasi sepanjang 66,5 meter di Dusun Rowojati Lor RT/RW 16/7.
- Membangun 3 unit RTLH. Masing-masing di Dusun Krajan 1, Dusun Rowojati Lor, dan di Dusun Krandon Wetan.
- Merealisasikan desa tematik mangga di Dusun Krandon Wetan dan sepanjang jalan desa.
- Menyalurkan BLT DD kepada 21 KPM.
- Mengaspal jalan sepanjang 700 meter di Dusun Krajan-Dusun Adiboyo Wetan dan sepanjang 300 meter di Dusun Krajan RT 2/RW
- Merabat beton jalan sepanjang 176 meter di Dusun Rowojati Tengah RT 14/RW 6.