PAITON, Radar Bromo - Mess atau hunian sementara takmir masjid An Nur di Desa Binor, Kecamatan Paiton ludes terbakar. Bangunan kosong tersebut diduga dibakar oleh orang tak dikenal. Polisi sebut masih sebatas dugaan.
Terbakarnya mess masjid An Nur cukup menjadi perhatian publik. Pasalnya bangunan tersebut milik PT. PLN Nusantara Power.
Karenanya polisi berupaya mencari informasi perihal penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan bangunan mess tersebut.
Sebelumnya santer beredar bahwa bangunan mess tersebut sengaja dibakar oleh orang tak dikenal.
Sebab saat itu ada warga yang sempat melihat dari jauh ada orang dekat bangunan.
“Ada informasi bahwa mess dibakar oleh orang tak dikenal. Masih sebatas dugaan belum ada bukti yang kuat,” kata Kapolsek Paiton Iptu Riyono, Minggu (3/8).
Meskipun demikian, Riyono mengaku pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran yang menyebabkan PT. PLN Nusantara Power mengalami kerugian mencapai Rp 40 juta.
Nantinya jika mendapatkan petunjuk yang jelas maka proses hukum akan dilanjutkan.
Beberapa saksi telah dimintai keterangan.
Tetapi belum mengerucut pada terduga pelaku pembakaran sebagaimana informasi yang beredar.
“Penyelidikan masih kami lakukan belum mengarah pada terduga pelaku pembakaran,” terangnya.
Sebelumnya mess atau hunian sementara takmir masjid An Nur, Desa Binor, Kecamatan Paiton ludes terbakar Senin (28/7) malam.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.15. Kebakaran diketahui pertama kali oleh orang yang sedang berjualan di dekat Masjid An Nur.
Saat tengah berjualan tiba-tiba melihat api menyala dari dalam mess takmir masjid. Melihat api tersebut pedagang tersebut langsung melaporkannya kepada petugas Satpam PT. PLN Nusantara Power yang sedang piket malam.
Satpam bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada PT. PLN Nusantara Power. Kemudian 2 unit mobil pemadam kebakaran milik PT. PLN Nusantara Power mendatangi TKP.
Sesampainya di TKP petugas langsung melaksanakan pemadaman titik api di sekitar mess takmir masjid An Nur. Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan api.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebab mess dalam kondisi kosong. Walaupun demikian akibat kejadian tersebut PT. PLN Nusantara Power mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 40 juta. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid