Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jemaah dari Penjuru Tanah Air dan Luar Negeri Tumpah Ruah di Haul Akbar ke-41 Al Arif Billah Waliyulloh Habib Husein bin Hadi Al Hamid

Jamaludin Uno • Senin, 4 Agustus 2025 | 02:26 WIB
KHUSUK : Para jamaah mengkuti rangkaian haul dengan penuh ke khusuyukan. Tak ada keluh kesah meski berhimpitan.
KHUSUK : Para jamaah mengkuti rangkaian haul dengan penuh ke khusuyukan. Tak ada keluh kesah meski berhimpitan.

SUASANA khusyuk dan khidmat menyelimuti peringatan Haul Akbar ke-41 Al Arif Billah Waliyulloh Habib Husein bin Hadi Al Hamid pada Minggu (3/8). Para jemaah tumpah ruah di kompleks Pondok Pesantren Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Waljama’ah, Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Haul Akbar dipusatkan di Masjid Mubarok Al Habib Husein. Meski berhimpitan dan penuh sesak, tak sedikit pun mengurangi kekhusyukan jemaah yang mengikuti haul sejak pukul 10.00 hingga pukul 14.00.

MEMBLUDAK : para jamaah muslmat dari berbagai daerah tumpah ruah menghadiri haul Habib Husein Minggu (3/8).
MEMBLUDAK : para jamaah muslmat dari berbagai daerah tumpah ruah menghadiri haul Habib Husein Minggu (3/8).

Mereka larut dalam rangkaian haul yang berlangsung damai, sejuk, dan penuh cinta kepada dzurriyah Rasulullah SAW.

Haul itu juga menjadi wasilah penyatu umat. Simak saja, tahun ini jumlah jemaah yang hadir meningkat drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

HAUL : Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah [tengah] Dandim
HAUL : Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah [tengah] Dandim

Ada ratusan ribu jemaah hadir dari penjuru tanah air hingga mancanegara. Mereka datang dengan satu tujuan, memuliakan sosok Waliyullah yang menjadi perintis pondok pesantren besar ini.

Membeludaknya jemaah juga diantisipasi panitia dengan menyiapkan belasan tenda tambahan di berbagai titik.

SILATURAHMI : dr. Mohammad Haris Bupati Probolinggo mengunjungi kediaman Al Habib Abdul Qodir, sebelum haul digelar. Tampak Habib Mahdi mendampingi.
SILATURAHMI : dr. Mohammad Haris Bupati Probolinggo mengunjungi kediaman Al Habib Abdul Qodir, sebelum haul digelar. Tampak Habib Mahdi mendampingi.

Termasuk di jalan desa yang dilengkapi dengan sejumlah videotron. Bahkan, halaman rumah warga dan teras-teras menjadi tempat duduk jemaah.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Hadiri Haul Ke-39 Al Arif Billah Waliyullah Habib Husein bin Hadi Al Hamid

Gelombang jemaah sudah mulai berdatangan sejak Sabtu (2/8) malam. Banyak di antaranya yang bermalam di sekitar pesantren agar tidak ketinggalan momen penuh berkah ini.

DIARAK : Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq bin Husein Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq Ahlussunnah Wal Jamaah bersama rombongan menuju lokasi haul.
DIARAK : Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq bin Husein Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq Ahlussunnah Wal Jamaah bersama rombongan menuju lokasi haul.

Sejumlah penginapan dan hotel di Probolinggo pun penuh terisi, menjadi bukti betapa haul ini dinanti dan dimuliakan.

Panitia dengan sigap mengantisipasi lonjakan jemaah dengan menyiapkan puluhan titik parkir.

Tanah lapang, halaman sekolah, bahkan halaman rumah warga disulap menjadi tempat parkir.

Warga sekitar pun turut membantu mengarahkan kendaraan para jemaah. Mereka menjadi petugas parkir dadakan yang turut merasakan berkah haul.

KHALIFAH KETIGA : Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein memberikan ceramah agama.
KHALIFAH KETIGA : Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein memberikan ceramah agama.

Tak hanya itu, haul ini juga membuka ruang rezeki bagi ratusan pedagang. Di sepanjang jalan menuju pesantren, tampak ratusan lapak berjajar rapi.

Mereka menjajakan berbagai dagangan. Di antaranya makanan dan minuman, baju muslim, aksesori, mainan anak, dan lain-lain.

Keramaian membuat dagangan mereka laris manis, menambah kemeriahan di tengah suasana religius.

CERAMAH : Habib Abdurrahman bin Habib Abdullah bil Faqih saat berceramah dengan nada yang membangkitkan semangat.
CERAMAH : Habib Abdurrahman bin Habib Abdullah bil Faqih saat berceramah dengan nada yang membangkitkan semangat.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya dalam sambutannya mengatakan, haul Habib Husein Insyaallah membawa berkah bagi semua yang hadir.

Ia berharap haul ini menjadi pengingat agar semuanya terus menjalankan nasihat para alim dan habaib.

CERAMAH : Habib Abdurrahman bin Habib Abdullah bil Faqih saat berceramah dengan nada yang membangkitkan semangat.
CERAMAH : Habib Abdurrahman bin Habib Abdullah bil Faqih saat berceramah dengan nada yang membangkitkan semangat.
CERAMAH : KH. Abu Nawas dari Sidoarjo berceramah dengan gayanya yang khas. Menarik dengan diselipi humor
CERAMAH : KH. Abu Nawas dari Sidoarjo berceramah dengan gayanya yang khas. Menarik dengan diselipi humor

MEWAKILI PEMPROV JATIM : Asisten 1 Pemprov Jatim, Imam Hidayat mengaku sangat kagum dengan banyaknya jamaah yang hadir dalam haul Habib Husein.
MEWAKILI PEMPROV JATIM : Asisten 1 Pemprov Jatim, Imam Hidayat mengaku sangat kagum dengan banyaknya jamaah yang hadir dalam haul Habib Husein.

Termasuk meneladani keteladanan Habib Husein yang dikenal rendah hati dan penuh keberkahan.

“Tentara adalah bagian dari masyarakat. Saya bersyukur bisa hadir di sini bersama orang-orang salih. Kepada semua hadirin, saya juga berpesan, mari kita jaga kondusivitas Probolinggo yang sudah terjalin baik ini,” ujarnya.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menambahkan, haul merupakan sarana untuk menyambung silaturahmi.

Banyak jemaah yang datang dari luar daerah, ini menunjukkan semangat luar biasa dalam memperkuat ukhuwah islamiyah dan kebersamaan.

SAMBUTAN : Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengajak para jamaah untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan
SAMBUTAN : Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengajak para jamaah untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan

“Kami berharap acara ini menjadi momentum untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menciptakan keamanan, ketenteraman, dan situasi yang kondusif. Mari kita semua menjadi agen kebaikan, saling mengingatkan agar senantiasa berbuat baik, menjauhi iri, dengki, dan fitnah, demi semakin kokohnya persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Asisten 1 Imam Hidayat juga hadir.

Dia mengaku sangat kagum dengan banyaknya jemaah yang hadir dalam haul Habib Husein.

“Saya tadi masuk ke sini, jalan-jalan sudah jadi lautan manusia. Ini semua karena kecintaan umat kepada Habib Husein,” katanya.

Baca Juga: Haul Al Arif Billah Habib Husein bin Hadi Al Hamid Kerek Perekonomian Warga

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pengajian agama. Pendakwah pertama yaitu Al-Habib Muhdor bin Muhammad bin Soleh Al Hamid Al Husaini.

Ulama dari Tanggul, Kabupaten Jember, ini mengajak kepada jemaah untuk dekat dengan orang-orang yang dekat dengan Allah.

Sebab, melalui merekalah hubungan dengan Allah bisa tersambung. Salah satu caranya dengan mendengarkan ilmu dan nasihat mereka melalui majelis-majelis ataupun video dakwah yang tersebar.

 “Habib Husein tidak mendapatkan maqam (kedudukan) secara instan. Beliau menempuh jalan ilmu, berguru, dan berdakwah dari satu tempat ke tempat lain. Dakwah beliau membawa ketenangan, keamanan, dan kedamaian bagi masyarakat hingga hari ini,” imbuhnya.

UNSUR MILITER: Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Arh Iwan Hermaya mengajak para jamaah untuk terus menjaga kondusivitas yang sudah terjalin baik di Probolinggo.
UNSUR MILITER: Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Arh Iwan Hermaya mengajak para jamaah untuk terus menjaga kondusivitas yang sudah terjalin baik di Probolinggo.

Abu Nawas dari Kabupaten Sidoarjo mengatakan, Haul Habib Husein juga menjadi wasilah penyatu umat. Haul bukan sekadar peringatan, tetapi momentum persaudaraan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Di bawah lambang Garuda Pancasila tertulis Bhinneka Tunggal Ika, artinya meski berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

“Dalam acara ini, kita tidak bisa membedakan siapa kiai dan siapa habib. Semua yang hadir adalah saudara. Allah menegaskan dalam Alquran agar kita tidak bercerai-berai. Kita adalah satu kesatuan umat yang terikat oleh akidah dan cinta,” tambahnya.

 Al-Habib Abdurrohman bin Habib Abdullah bil Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Darul Hadits Malang dalam ceramah agamanya banyak mendoakan para jemaah yang hadir. Menurutnya, haul ini untuk mengenang cucu dan pewaris ajaran Rasulullah.

“Semoga kehadiran kita di majelis ini menjadi wasilah. Sehingga, sepulang dari sini kita membawa semangat ibadah yang ikhlas, hati yang bersih, serta anak-anak kita tumbuh cinta kepada salat, senang mengaji Alquran dan mempelajari kitab-kitab para ulama,” tambahnya.

Sementara itu, Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Waljamaah mengajak para jemaah untuk teguh memegang akidah Ahlussunnah wal Jemaah. Salah satu caranya, menjauhi kebencian dan memperkuat ukhuwah.

“Bahkan, terhadap sesama makhluk, termasuk hewan, kita dilarang menaruh kebencian. Jika terhadap binatang pun tidak boleh dibenci, apalagi terhadap sesama manusia,” pesannya dalam ceramahnya.

Habib Abdul Qodir juga mengajak para jemaah untuk tidak mengabdi kepada dunia dan meninggalkan agama Allah. Sebab, jika itu terjadi, maka dunia itu sendiri yang akan menyiksanya.

“Meninggalkan Allah dan Rasul-Nya hanya akan membawa kerugian. Jika orientasi kita kuat kepada akhirat, maka urusan dunia pun akan ikut menguat,” pungkasnya. (uno/*)

Editor : Fandi Armanto
#haul #kabupaten probolinggo #haul habib husein #Maron #habib husein bin hadi al hamid #brani #habib