Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dinsos Kabupaten Probolinggo Pindahkan Lansia Telantar asal Pakuniran ke Panti Sosial di Jember

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16:20 WIB
EVAKUASI: Murti atau yang akrab disapa Siam, asal Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran, saat dibawa petugas untuk di kirimkan ke Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Puger
EVAKUASI: Murti atau yang akrab disapa Siam, asal Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran, saat dibawa petugas untuk di kirimkan ke Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Puger

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Selain kasus di Besuk, ada juga warga lanjut usia bernama Murti, atau yang akrab disapa Siam, asal Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, yang ditangani Dinas Sosial (Dinsos).

Dinsos resmi memindahkan Murti ke Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Puger di Kabupaten Jember.

Pemindahan dilakukan Dinsos pada Kamis (31/7), setelah menerima laporan dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pakuniran mengenai kondisi Murti yang memprihatinkan.

Murti diketahui hidup seorang diri dan tidak memiliki keluarga yang mampu mengurusnya.

Dengan kondisi fisik dan kesehatannya yang lemah, ia membutuhkan penanganan khusus dan perawatan secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil penilaian awal, Dinsos memutuskan untuk segera mengevakuasi Murti guna menjamin keselamatannya.

Plt Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo, Samsul Hadi, mewakili Kepala Dinsos Rachmad Hidayanto, menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap kelompok rentan, khususnya lansia yang tidak memiliki penopang hidup.

“Begitu menerima laporan dari TKSK Pakuniran, kami langsung bergerak. Setelah dilakukan asesmen singkat dan berkoordinasi dengan pihak terkait, Murti kami antar ke UPT PSTW Puger agar mendapatkan penanganan yang layak,” kata Samsul.

Ia menambahkan, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi Murti meski telah berada di panti.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap keberadaan lansia yang membutuhkan bantuan di sekitar mereka.

“Kami membuka diri untuk laporan dari masyarakat. Bila ada lansia yang terlihat terlantar atau tidak mendapat perawatan layak, segera hubungi kami atau TKSK terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Langkah ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesejahteraan sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian lebih. (mu/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#dinas sosial #terlantar #sebatang kara #lansia