Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wujudkan Kemandirian Petani, Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar Bangun Kios Pertanian

Agus Faiz Musleh • Kamis, 24 Juli 2025 | 11:00 WIB
MAKIN KOKOH: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan jalan rabat beton di Dusun Krajan dan Kokonan, Desa Sidorejo.
MAKIN KOKOH: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan jalan rabat beton di Dusun Krajan dan Kokonan, Desa Sidorejo.

PEMERINTAH Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, terus berinovasi dalam memperkuat sektor pertanian. Tahun ini, 20 persen anggaran ketahanan pangan desa dialokasikan untuk membangun kios pertanian. Serta, menyediakan bibit padi dan pupuk petani.

Program Ketahanan Pangan dalam bidang pertanian ini dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangkit Jaya. Mereka bertugas menyediakan berbagai kebutuhan pertanian secara lengkap dan mudah dijangkau oleh para petani.

“Kios pertanian ini menjadi solusi konkret dalam mempermudah akses petani terhadap pupuk dan bibit. Selain memangkas biaya, juga mempersingkat waktu distribusi,” ujar Kepala Desa Sidorejo Jamhur melalui Operator Desa Syaiful Amin.

Dengan tersedianya kios di tingkat desa, petani tidak perlu lagi mencari pupuk keluar desa. Selain lebih cepat, mereka juga bisa mendapatkannya dengan harga yang terjangkau. Karena distribusinya dilakukan secara langsung oleh BUMDes.

Lebih dari itu, keberadaan kios ini juga menambah sumber pendapatan desa dan memperkuat kelembagaan ekonomi lokal. BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai penyedia barang, tapi juga pusat edukasi pertanian ke depan.

LEBIH BAIK: Sejumlah pekerja menggarap pavingisasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar.
LEBIH BAIK: Sejumlah pekerja menggarap pavingisasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar.

“Kami berharap kehadiran kios ini bisa meningkatkan produktivitas petani. Jika petani sejahtera, maka desa juga ikut maju,” ujar Syaiful.

Dengan program ketahanan pangan ini, Pemerintah Desa Sidorejo tidak hanya membangun infrastruktur. Tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi desa melalui sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian mayoritas warga.

 

Jalan Lebih Baik, Aman dari Longsor

Komitmen Pemerintah Desa Sidorejo dalam membangun desa dari pinggiran, terus ditunjukkan melalui berbagai pembangunan infrastruktur strategis. Fokus tahun ini tertuju pada pembangunan jalan pertanian, penahan longsor, serta pavingisasi lingkungan. Harapannya, dapat mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kenyamanan warga.

Salah satu pembangunan penting adalah rabat beton jalan di Dusun Glendengan dan Dusun Kokonan. Jalan ini merupakan jalur utama masyarakat menuju lahan pertanian. Proyeknya dibiayai melalui Bantuan Keuangan (BK) Daerah.

“Rabat beton ini sangat penting bagi petani. Mereka bisa mengangkut hasil panen dengan lebih mudah dan cepat. Saat hujan pun jalan tidak becek atau rusak lagi,” ujar Kepala Desa Sidorejo Jamhur melalui Operator Desa Syaiful Amin.

LEBIH AMAN: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan TPT di Dusun Pagarbata, Desa Sidorejo.
LEBIH AMAN: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan TPT di Dusun Pagarbata, Desa Sidorejo.

Pemerintah desa juga membangun tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Pagarbata. Proyek ini digarap sebagai langkah antisipatif terhadap potensi longsor yang dapat merusak jalan. Dengan topografi wilayah yang berbukit, pembangunan TPT menjadi sangat krusial.

“TPT ini adalah bagian dari mitigasi bencana. Kami tidak ingin akses jalan warga terganggu karena longsor saat musim hujan,” katanya.

Sebagai pelengkap, dilakukan pula pavingisasi jalan lingkungan di Dusun Glendengan dan Pagarbata. Paving ini bertujuan memperindah lingkungan serta meningkatkan kenyamanan aktivitas warga sehari-hari.

Dengan pembangunan infrastruktur yang menyasar kebutuhan dasar dan produktivitas ekonomi, Desa Sidorejo, terus memperkuat peran sebagai desa yang tanggap, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Salurkan BLT, Sediakan Rumah Layak Huni

Pemerintah Desa Sidorejo tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Kesejahteraan sosial masyarakatnya tak luput dari perhatian. Tahun ini, berbagai program bantuan telah disalurkan. Mulai dari renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Ada tiga unit RTLH yang tahun ini akan direnovasi. Sasarannya keluarga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. Proyek ini bertujuan memberikan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman bagi warga kurang mampu.

BANTUAN LANGSUNG: Pendamping Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Wahid menyalurkan BLT-DD tahun ini kepada penerima.
BANTUAN LANGSUNG: Pendamping Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Wahid menyalurkan BLT-DD tahun ini kepada penerima.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga yang membutuhkan. Rumah yang layak hak setiap warga. Kami ingin mewujudkan itu bersama-sama,” ujar Kepala Desa Sidorejo Jamhur melalui Operator Desa Syaiful Amin.

Selain itu, pemerintah desa juga menyalurkan BLT-DD kepada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini diberikan secara rutin untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat. Terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Meski jumlah penerima tahun ini empat KPM, kami pastikan bantuan disalurkan tepat sasaran dan transparan. Ini upaya untuk menjaga keadilan dan pemerataan bantuan,” ujar Syaiful.

Dengan kombinasi pembangunan fisik dan program sosial, Desa Sidorejo menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Tetapi juga menyentuh nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. (mu/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#kecamatan kotaanyar #transparansi desa #desa sidorejo