Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Baru Lima Perusahaan yang Mau Ambil Tembakau di Kabupaten Probolinggo

Agus Faiz Musleh • Senin, 23 Juni 2025 | 16:55 WIB

 

ANDALKAN HASIL LAHAN: Petani di Kecamatan Kraksaan mengangkat hasil tembakaunya beberapa waktu lalu.
ANDALKAN HASIL LAHAN: Petani di Kecamatan Kraksaan mengangkat hasil tembakaunya beberapa waktu lalu.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Beberapa bulan kedepan, Kabupaten Probolinggo akan masuk pada musim panen tembakau. Meski begitu, petani harus siap-siap menerima dampak terburuk serapan rendah hasil panen tahun ini.

Ini menyusul belum adanya kepastian gudang produsen rokok yang akan mengambil hasil panen mereka.

Data Dinas Petanian Kabupaten Probolinggo, dari 16 produsen atau gudang tembakau, baru 5 perusahaan yang memberi sinyal penyerapan tembakau tahun ini.

“Gudang-gudang lainnya belum memberikan data berita serapan tahun ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Arief Kurniadi.

Kelima perusahaan tersebut diantaranya, CV Jaya Abadi (Djarum) sebanyak 3.000 Ton; CV Glagah Surya Abadi sebanyak 500 Ton; CV Lumbung Berkah sebanyak 500 Ton; CV Sumber Rejeki sebanyak 150-200 Ton; dan terakhir CV TOP Sumber Sejahtera sebanyak 500 Ton. “Total kemungkinan 5.000 ton dari lima gudang yang telah mengkonfirmasi penyerapan kepada kami,” katanya.

Angka sementara ini, mengalami penurunan dibanding Realiasi serapan pada tahun sebelumnya.

Pada 2024, ada sebanyak 7 perusahaan atau gudang rokok yang menyerap hasil panen tembakau, dengan total 6.825 Ton.

“Gudang-gudang besar masih belum mengkonfirmasi berpa serapannya tahun ini,” ujanya.

Kondisi ini membuat Disperta tidak dapat memprediksi berapa serapan gudang-gudang tahun ini.

“Oleh sebabnya kami  akan lakukan koordinasi lebih lanjut dengan gudang-gudang yang belum,” katanya.

Kondisi ini diperparah dengan prediksi semakin luasnya areal tanam tembakau tahun ini. Tentu akan berpengaruh terhadap hasil panen yang semakin besar.

“Realisasi tanam tembakau di 2024 sebesar 9.964 hektare. Sementara untuk tahun ini sebesar 11.254 hektare,” katanya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#tembakau #panen raya #cukai #rokok