BESUK, Radar Bromo - Perampokan yang terjadi di Desa Bago menjadi atensi Polsek Besuk. Segala upaya dilakukan oleh Polisi.
Tidak hanya mengorek informasi kepada saksi. Baik para korban maupun saudara korban. Polisi juga mencari petunjuk lain dengan melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi kejadian.
CCTV itu diharapkan bisa jadi petunjuk informasi sehingga kasus perampokan yang menyekap korban tersebut bisa terungkap.
“Kami lakukan pengecekan CCTV. Dari potret CCTV tersebut masih kami dalami,” kata Kanit Reskrim Polsek Besuk Aiptu Antono.
Pengecekan CCTV ini dilakukan untuk mendapatkan informasi dan memperjelas informasi yang disampaikan oleh para saksi.
Polisi sebelumnya telah memeriksa 3 saksi. Di antaranya korban, istri korban, dan kakak korban.
Sayangnya keterangan yang disampaikan oleh saksi masih cukup minim. Belum mengarah pada terduga pelaku yang tega melakukan aksi perampokan mencekam tersebut.
Walaupun demikian dari keterangan yang telah disampaikan tersebut menjadi acuan pengembangan penyelidikan. Pemeriksaan saksi akan dilakukan sampai penyidik mendapatkan petunjuk yang terang perihal aksi perampokan tersebut.
“Segala upaya sudah kami lakukan untuk mengungkap kasus perampokan. Sekecil apapun petunjuk akan kami dalami dan kembangkan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya kawanan perampok beraksi di Dusun Bago Kidul, Desa Bago, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Minggu dinihari (1/6).
Kawanan pelaku yang membawa celurit dan pistol pun menyekap keluarga Nurul Fatah, 49, yang beberapa waktu lalu usai menjual sawah miliknya.
Pelaku diduga berjumlah 6 orang. Saat kejadian 1 pelaku loncat pagar kemudian memasukkan 5 orang pelaku lainnya. Mereka mencongkel pintu dapur dan menyekap para penghuni diruang tamu.
Akibat kejadian ini keluarga Nurul Fatah mengalami trauma. Sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 6 juta lebih. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid