Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Padepokan Dimas Kanjeng yang berada di Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/6). Momen Idul Adha 2025 dirayakan dengan istimewa, melalui pembagian lebih dari 2.000 paket sembako dan daging kurban kepada masyarakat sekitar.
ACARA yang digelar rutin setiap tahun ini kembali menyita perhatian warga dari berbagai desa di Kecamatan Gading, khususnya Desa Wangkal dan Gading Wetan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir jajaran Muspika Kecamatan Gading, termasuk Kapolsek Gading, Danramil, Camat Gading, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Iptu Ahmad Jamil dalam sambutannya mengingatkan masyarakat agar menjaga ketertiban dan keamanan selama pembagian berlangsung.
“Saya berpesan kepada panjenengan semua, mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan silaturahmi. Mari jalankan kegiatan ini dengan tertib, aman, dan kondusif,”Katanya mewakili Muspika Gading.
Dia juga menekankan setiap peserta sudah memiliki kupon dan tidak perlu berebut saat pembagian berlangsung.
“Teknisnya tidak usah berebut, Bapak Ibu. Semuanya sudah dapat. Kita laksanakan pembagian sembako ini dengan tertib,” tambahnya.
Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagai tuan rumah sekaligus penyelenggara kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran masyarakat dan Muspika.
Pemberian daging sendiri merupakan hasil qurban padepokan sebanyak 7 Sapi dan 13 kambing.
Baca Juga: Dimas Kanjeng Probolinggo Bebas Bersyarat, Ini Aktivitasnya Sekarang
“Sebanyak Insyaallah 2.000 orang yang mendapatkan paket sembako dan daging kurban hari ini. Terima kasih kepada Muspika, kepala desa, dan seluruh masyarakat yang hadir. Mari kita ciptakan kondisi aman dan damai selama acara berlangsung,” ucapnya singkat namun penuh makna.
Acara ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat. Kehadiran aparat keamanan dan keterlibatan langsung dari pihak Muspika membuat kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan tanpa kendala berarti.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Padepokan Dimas Kanjeng kembali menunjukkan eksistensinya sebagai bagian dari masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial keagamaan. Pembagian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk nyata dari semangat gotong royong dan solidaritas umat di hari raya kurban.
Warga Sambut Antusias Bantuan dari Dimas Kanjeng
KEGEMBIRAAN dan haru menyelimuti wajah-wajah warga Desa Wangkal saat mereka menerima paket sembako dan daging kurban dari Padepokan Dimas Kanjeng taat pribadi, Jumat (6/6).
Sebanyak 2.000 warga dari du desa ini menjadi penerima manfaat dalam kegiatan sosial yang rutin digelar setiap Idul Adha.
Kepala Desa Wangkal, Ahmad Taufik, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas konsistensi Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam menyalurkan bantuan setiap tahunnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Sebab paket sembako dan daging kurban yang diberikan sangat bermanfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ahmad Taufik juga menambahkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan dan tidak pernah absen dari padepokan.
“Ini merupakan kegiatan tahunan dan tidak pernah absen setiap tahunnya. Membantu perekonomian masyarakat, terutama di momen hari raya seperti ini. Harapannya ini terus berlangsung setiap tahunnya. Sebab sangat bermanfaat kepada masyarakat, untuk meringkan bebean ekonomi,” katanya.
Bagi warga Desa Wangkal, bantuan tersebut menjadi penopang penting dalam menyambut hari raya. Salah satu penerima, Sarinah 48, mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah, kami bisa masak daging kurban di rumah. Anak-anak pasti senang sekali. Sembakonya juga lengkap, sangat membantu untuk beberapa hari ke depan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada disampaikan Mahfud 52, seorang buruh tani. “Kegiatan ini sangat membantu kami. Di saat harga kebutuhan pokok mahal, bantuan seperti ini sangat kami syukuri. Semoga bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ucapnya.
Antusiasme warga begitu terasa sejak pagi hari. Meski datang lebih awal, mereka tetap tertib dan mengikuti arahan panitia.
Pembagian dilakukan dengan sistem kupon yang sebelumnya sudah disebar ke masing-masing rumah tangga penerima.
Proses ini berjalan dengan lancar tanpa insiden, berkat koordinasi baik dari pihak keamanan dan panitia lokal.
Acara ini bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
Masyarakat berharap, kegiatan sosial seperti ini bisa terus berlanjut, bahkan menjangkau lebih banyak wilayah.
“Semoga Dimas Kanjeng diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah, agar bisa terus membantu masyarakat kecil seperti kami,” doa Pak Mahfud, diaminkan oleh warga lainnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebaikan di hari raya bisa dirasakan lebih luas, terutama jika disertai dengan niat tulus dan kepedulian terhadap sesama. (mu/fun)
Editor : Fandi Armanto