Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dalami Motif Lain Rampok di Krucil-Probolinggo, Kepolisian Lakukan Ini

Achmad Arianto • Senin, 19 Mei 2025 | 03:07 WIB
Ilustrasi Rampok
Ilustrasi Rampok

KRUCIL, Radar Bromo - Kawanan perampok yang menyatroni rumah Sholeh, 55, masih misterius.

Namun, kepolisian memastikan penjahat yang sempat melukai warga Dusun Curah Krajan, Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, terus diburu.

Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanti mengatakan, setelah kejadian kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.

Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk meminta keterangan korban dan keluarganya.

Hasilnya masih terus didalami untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Pemeriksaan sudah dilakukan pada korban. Saat ini masih berproses,” katanya.

Kini, kepolisian juga terus memastikan apakah insiden ini benar-benar perampokan atau ada motif lain yang mendasari aksi kriminalitas yang melukai korban.

Hasil pemeriksaan dan olah TKP masih didalami.

Dari keterangan korban, pelaku meminta korban menunjukkan di mana tempat menyimpan barang-barang berharga. Namun, korban mengaku tidak memiliki uang, hanya memiliki beberapa emas.

Korban yang berada di bawah ancaman akan dibunuh, menunjukkan tempat di mana menyimpan emas.

Selesai mengambil emas, pelaku juga mengambil 1 unit motor korban. Setelah puas mengacak-acak isi rumah, para pelaku kabur.

“Pendalaman segala kemungkinan sesuatu yang mengarah ke pelaku kami lakukan. Termasuk latar belakang penyebab terjadinya permasalahan perampokan,” ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Putra Fajar Adi Winarsa.

Diketahui, Rabu (14/5) dini hari, Sholeh dirampok oleh sekelompok orang.

Pelaku diduga lebih dari 5 orang. Mereka menggunakan balaclava dan bersenjata tajam.

Pelaku sempat melukai dahi korban agar menunjukkan barang berharga miliknya.

Selain terluka, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp 25 juta. (ar/rud)

Editor : Ronald Fernando
#diburu #rampok #Motif