Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Alastengah, Kecamatan Besuk Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Penggemukan Sapi

Achmad Arianto • Jumat, 16 Mei 2025 | 11:05 WIB
GEMUK: Sekretaris Desa Alastengah Samsul Aripin mengecek sapi program penggemukan sapi di sebuah kandang Dusun Dauh.
GEMUK: Sekretaris Desa Alastengah Samsul Aripin mengecek sapi program penggemukan sapi di sebuah kandang Dusun Dauh.

PEMERINTAH Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, melakukan pembangunan secara berkelanjutan. Ada beberapa hal yang menjadi sasaran. Namun, sasaran utamanya ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.

Program ketahanan pangan maksimal jika dilakukan secara berkelanjutan. Tentu memerlukan perencanaan dan persiapan matang. Karenanya, pemerintah desa kerap menjadikan potensi alam dan sumber daya manusia (SDM) sebagai dasar untuk merintis program ketahanan pangan.

Sekretaris Alastengah Samsul Aripin mengatakan, ketahanan pangan berbasis potensi desa akan memperoleh hasil yang maksimal. Karena itulah, pemerintah desa merealisasikan program ketahanan pangan berupa penggemukan sapi.

KOMPAK: Kepala Desa Alastengah Nahrawi (tengah) berfoto bersama perangkat desa.
KOMPAK: Kepala Desa Alastengah Nahrawi (tengah) berfoto bersama perangkat desa.

Program ini dipilih dengan dua pertimbangan. Salah satunya karena banyak ketersediaan pakan. Mulai dari pakan berupa rerumputan atau dedaunan yang tumbuh liar. Serta, SDM warga yang sudah terbiasa memelihara sapi, sehingga akan mampu mengelolanya.

“Ketahanan pangan direalisasikan dengan sistem bagi hasil dengan masyarakat,” katanya.

Program ketahanan pangan ini akan direalisasikan secara bertahap. Sapi yang akan digemukkan dipilih yang usianya di atas 1 tahun. Targetnya dalam waktu 6 bulan sudah bisa dijual. Sehingga, perputaran modal bisa lebih cepat.

“Saat ini baru terealisasi 5 ekor yang ditempatkan di 3 kandang. Lokasinya di Dusun Rabasan dan Dusun Dauh. Kami menargetkan bisa sampai 15 kandang. Sisanya akan direalisasikan secara bertahap,” bebernya.

Samsul mengatakan, program ketahanan pangan akan diawasi secara berkala. Kondisi sapi rutin dicek. Agar pertumbuhan dan berat badannya lebih terkontrol.

“Program ketahanan pangan yang direalisasikan sudah direncanakan secara matang. Mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” harapnya. (ar/rud/*)

Photo
Photo

Empat Ruas Jalan Lebih Aman

JALAN yang aman dan nyaman menjadi harapan masyarakat desa. Ruas jalan yang kurang nyaman dilintasi, membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Kondisi ini bisa menjadi lebih parah saat masuk musim hujan.

Sekretaris Alastengah Samsul Aripin mengatakan, pemerintah desa berupaya maksimal meningkatkan kualitas jalan desa. Namun, realisasinya harus bergantian. Sebab, anggarannya terbatas.

“Masyarakat menginginkan infrastruktur yang layak, aman, dan nyaman. Anggaran yang dimiliki pemerintah desa begitu terbatas, sehingga realisasinya dilakukan bergantian,” katanya.

MULUS: Sekretaris Desa Alastengah Samsul Aripin mengecek jalan aspal di RT 8/RW 3, Dusun Dauh, yang sudah rampung dibangun.
MULUS: Sekretaris Desa Alastengah Samsul Aripin mengecek jalan aspal di RT 8/RW 3, Dusun Dauh, yang sudah rampung dibangun.

Tahun ini, Pemerintah Desa Alastengah telah membangun 4 jalan. Di antaranya, sepanjang 222 meter di RT 5/RW 1, Dusun Rabasan dan sepanjang 122 meter di RT 1/RW 2, Dusun Gentengan. Kemudian, sepanjang 327 meter di RT 8/RW 3, Dusun Dauh dan sepanjang 125 meter di RT 4/RW 5, Dusun Bedian.

Jalan yang menjadi sasaran pembangunan ini merupakan jalan poros desa. Menghubungkan antardusun. Menjadi akses menuju permukiman ratusan kepala keluarga. Juga menjadi akses menuju lembaga pendidikan dan areal pertanian.

Samsul mengatakan, empat jalan ini diaspal lapisan penetrasi. Sebab, struktur aspal sebelumnya masih cukup baik. Hanya bagian permukaannya mengelupas dan ada beberapa lobang kecil.

“Ruas jalan yang telah direncanakan sudah selesai dibangun. Sebelumnya jalan pernah diaspal, tapi karena sering dilintasi kendaraan, kemudian termakan cuaca dan waktu akhirnya rusak. Namun, masih memungkinkan untuk dilakukan pengaspalan lapen,” terangnya. (ar/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#desa alastengah #transparansi desa #kecamatan besuk