Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pedagang dan Peternak di Kabupaten Probolinggo Mulai Nikmati Lonjakan Harga Hingga 40 Persen

Agus Faiz Musleh • Senin, 12 Mei 2025 | 16:50 WIB

 

 

 

 

 

SIAP JUAL: Salah satu sapi milik peternak di wilayah Kecamatan Besuk.
SIAP JUAL: Salah satu sapi milik peternak di wilayah Kecamatan Besuk.

BESUK, Radar Bromo– Jelang Idul Adha, geliat pasar hewan mulai terasa di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Pasar Hewan Besuk.

Sejak akhir pekan lalu, harga jual ternak mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan ini pun disambut antusias para peternak yang menyebutnya sebagai “rezeki musiman” menjelang hari kurban.

Kepala Pasar Hewan Besuk, Hanan, membenarkan adanya peningkatan harga hewan ternak, khususnya kambing dan sapi.

Menurutnya, lonjakan harga sudah terjadi sejak pekan lalu dan diperkirakan terus meningkat seiring mendekatnya hari Idul Adha.

“Memang mulai dari pekan lalu sudah terlihat ada kenaikan. Kalau kami hitung, sekitar 20 persen lebih kenaikannya dibanding hari biasa,” ujar Hanan saat ditemui di area pasar, Minggu (11/5).

“Bahkan bisa sampai 40 persen mendekati hari raya. Ini memang sudah jadi tradisi saat Idul Adha, waktunya rezeki bagi para pedagang,” imbuh Hanan.

Hanan berharap kondisi ini bisa terus berlangsung kondusif hingga puncak Idul Adha nanti.

“Yang penting semua pihak menjaga keamanan dan kelancaran transaksi. Kami juga siapkan petugas untuk memastikan hewan yang dijual sehat dan layak kurban,” tutupnya.

Harga kambing yang biasanya berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta, kini naik menjadi Rp 3,5 juta hingga Rp 4,2 juta per ekor.

Sementara harga sapi yang semula Rp 15 juta per ekor kini bisa menembus angka Rp18 juta hingga Rp20 juta, tergantung ukuran dan kualitas.

Para peternak lokal pun mengaku mulai merasakan dampak positif dari kenaikan ini. Salah satunya adalah Kholilur Rohman 43, peternak asal Kecamatan Besuk. Ia membawa 12 ekor kambing ke pasar sejak pagi dan berhasil menjual hampir seluruhnya dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, tahun ini permintaan bagus. Kambing laku dengan harga lebih tinggi dari biasanya. Biasanya saya jual Rp 2,8 juta, sekarang bisa sampai Rp 3,5 juta. Lumayan buat tambahan biaya sekolah anak,” ungkap Kholil dengan wajah semringah.

Senada, peternak lainnya, M. Yazid 50, juga merasa bersyukur atas momen tahunan ini. Warga Kecamatan Besuk itu membawa lima ekor sapi dan sudah menjual dua di antaranya hanya dalam dua jam.

“Biasanya setahun sekali kami bisa merasakan untung besar. Sekarang ada yang nawar sapi saya sampai Rp19 juta. Harga segitu belum tentu bisa didapat kalau bukan musim kurban,” kata Yazid. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Kambing Sapi #hewan kurban #idul adha