GENDING, Radar Bromo - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan pantura tepatnya di Randupitu, Gending, Minggu (11/5).
Sebuah mobil Toyota Calya hendak mendahului kendaraan, hilang kendali lalu oleng.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.30.
Saat itu sebuah mobil warna merah bernopol L 1868 SM melaju dari timur ke barat. Di TKP, mobil hendak menyalip sebuah truk tronton yang melaju searah di depannya. Mobil kemudian ambil haluan kiri.
Saat tancap gas rupanya mobil hilang kendali dan turun ke bahu jalan lalu oleng.
“Mobil merah dari timur berkecepatan tinggi. Saat nyalip dari kiri kemudian hilang kendali diduga sopir banting setir lalu turun ke bahu jalan kiri posisinya lebih rendah,” ujar Halim 62, warga Desa Randupitu.
Halim bilang, saat kejadian dia berada di sisi utara berjarak 15 meter dari mobil. Kencangnya laju kendaraan, mobil sampai terbalik miring dan bagian depan berada di sisi sebelah timur. Mobil seketika itu ringsek.
Selanjutnya warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan menolong korban.
Mobil yang sebelumnya berposisi miring lalu didorong ke posisi semula. Satu-persatu penumpang kemudian dikeluarkan dari dalam mobil.
“Mobil terbalik dengan posisi miring. Warga langsung berlarian hendak menolong korban yang terjebak didalam,” katanya.
Rosi, 34, warga Desa Sebaung yang saat itu sedang melintas sempat ikut menolong korban.
Ia menuturkan jika didalam mobil ada beberapa orang yang terjebak tidak bisa keluar. Warga kemudian bahu-membahu menolong para korban.
Saat evakuasi diketahui seluruh korban tidak apa-apa hanya mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Gending untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Pengemudi mobil infonya dari Banyuwangi hendak pulang ke Surabaya. Saat evakuasi korban semuanya bisa dikeluarkan ada sekitar 5 orang didalam mobil. Semua luka-luka dan kondisinya shock,” terangnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan bahwa petugas satlantas sudah mendatangi lokasi kejadian. Hanya saja korban tidak mau ditangani dan tidak melakukan laporan.
“Tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Pemilik mobil juga tidak mau ditangani,” tuturnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto