DRINGU, Radar Bromo - Masih banyak masyarakat yang belum tertib administrasi kependudukan (adminduk).
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Probolinggo diminta melakukan layanan keliling jemput bola adminduk di wilayah terpencil. Agar masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah dan cepat.
Jemput bola pelayanan adminduk ini merupakan bagian dari upaya peningkatan cakupan pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat.
Sekaligus menyosialisasikan tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan resmi.
Mulai dari KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran hingga dokumen lainnya.
Pasalnya dokumen tersebut saat ini menjadi syarat dasar dalam mengakses berbagai layanan publik seperti BPJS, bantuan sosial, layanan perbankan hingga pembuatan SIM.
“Kegiatan jemput bola adminduk seperti ini akan terus diperluas jangkauannya. Masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok harus tetap mendapatkan akses yang mudah terhadap layanan dokumen kependudukan,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Probolinggo Munaris.
Pelayanan keliling merupakan bentuk layanan dekat kepada masyarakat. Memastikan semua warga, termasuk warga yang berdomisili di wilayah terpencil agar bisa mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah dan cepat.
Keberadaan dokumen kependudukan kini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Tanpa KTP atau KK, warga akan merasa kesulitan saat ingin mendaftar jaminan kesehatan, membuka rekening bank bahkan mengakses bantuan sosial dari pemerintah.
Maka dari itu, kepemilikan dokumen ini sangat penting.
“Kami akan terus menjalankan program jemput bola sebagai strategi mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Serta mendukung target nasional tertib administrasi kependudukan,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid