Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wabup Probolinggo Ingatkan Jemaah Haji agar Khusyuk Ibadah di Tanah Suci, Kurangi Berfoto Ria

Agus Faiz Musleh • Selasa, 22 April 2025 | 16:25 WIB
BIAR PAHAM: Sebanyak 812 calon jemaah haji mengikuti manasik di kantor Bupati Probolinggo, Senin (21/4).
BIAR PAHAM: Sebanyak 812 calon jemaah haji mengikuti manasik di kantor Bupati Probolinggo, Senin (21/4).

KRAKSAAN, Radar Bromo - Hanya dalam hitungan hari lagi, calon jemaah haji (CJH) akan berangkat ke tanah suci.

Sebelum menunaikan ibadah, CJH Kabupaten Probolinggo diingatkan agar menjaga kekhusyukan.

Ini diungkapkan wakil bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, saat membuka bimbingan manasik haji massal bagi jemaah haji, Senin (21/4).

Acara ini digelar di Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo. Acara itu dihadiri sejumlah tokoh penting.Mulai anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim, H. Akhmad Sruji Bahtiar.

Dalam sambutannya, wabup menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah yang telah mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah SWT. Ia berpesan agar para calon jemaah mulai menjaga kesehatan sejak dini.

“Haji adalah ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Saya berharap CJH jaga stamina, memperhatikan pola makan, serta mulai mengonsumsi vitamin yang dibutuhkan. Ikhtiar ini sangat penting agar bisa menjalankan ibadah secara maksimal,” ujar Ra Fahmi.

Ra Fahmi-panggilannya juga mengingatkan soal pentingnya menjaga kekhusyukan dalam beribadah. Terlebih di tengah budaya dokumentasi yang marak di kalangan jemaah.

“Kami menitipkan pesan kepada KBIH agar mengarahkan jemaah memprioritaskan pelaksanaan ibadah. Foto-foto memang penting, tapi jangan sampai mengganggu kekhusyukan. Masih banyak waktu untuk dokumentasi selama di tanah suci, khususnya di luar waktu-waktu ibadah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Samsur menyampaikan, total CJH Kabupaten Probolinggo tahun ini berjumlah 821 orang. Jumlah ini terdiri dari 812 CJH reguler, ditambah 9 orang dari unsur petugas haji daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Sementara CJH cadangan tercatat sebanyak 52 orang.

“CJH termuda tahun ini bernama Islami Tsabita Azhariyah, berusia 18 tahun dari Desa Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran. Sedangkan jemaah tertua atas nama Maimuna, berusia 101 tahun, juga berasal dari Kecamatan Pakuniran,” terang Samsur.

Kecamatan dengan jumlah jemaah terbanyak adalah Paiton dengan 129 orang.  Sementara yang paling sedikit adalah Kecamatan Kuripan dan Sumber, masing-masing hanya 2 orang.

Kabupaten Probolinggo sendiri masuk dalam wilayah kerja (wilker) Malang dan dijadwalkan berangkat dalam gelombang kedua embarkasi Jawa Timur pada Mei 2025. Diperkirakan akan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).

Samsur menambahkan bahwa manasik haji bagi jemaah reguler akan dilaksanakan dua kali di tingkat kabupaten, serta enam kali di masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania menyampaikan komitmennya dalam mendukung peningkatan layanan haji, terutama bagi para lansia.

Ia mengapresiasi perjuangan jemaah yang telah menabung dan menanti bertahun-tahun demi bisa berangkat ke tanah suci.

“Haji bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga spiritual. Mohon jaga nama baik Kabupaten Probolinggo dan Indonesia selama di tanah suci. Tunjukkan bahwa jemaah Indonesia santun, tertib, dan ikhlas,” pesannya.

Dini juga menitipkan pesan menyentuh kepada para CJH. “Tolong doakan kami dari tanah suci, agar Indonesia diberikan keberkahan. Semoga seluruh jemaah berangkat dengan sehat, pulang dengan selamat, dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#haji #manasik #tanah suci #selfie