KRAKSAAN, Radar Bromo–Didik, 25 tak bisa berkelit. Ia mengaku menghabisi istrinya sendiri (kini sudah pisah ranjang), Dwi Nurtikki Damayyanti 25, warga Dusun Krajan, Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Warga Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang itu mengaku gelap mata.
Ia terbakar cemburu lantaran sang istrinya disebut-sebut berselingkuh. Ia mengaku memergokinya sendiri.
Hal itu ia ungkapkan kepada penyidik Satreskrim Polres Probolinggo. “Karena sakit hati, selingkuh,” ujar Didik singkat saat ditanya motif pembunuhan, Kamis (17/4).
Didik masih enggan menjelaskan secara detail soal perselingkuhan itu.
Yang jelas, dari pemeriksaan awal, Didik sudah merencanakan pembunuhan itu.
Ia menghabisi istri yang telah pisah ranjang dengannya itu dengan pisau yang telah ia bawa dan disembunyikan di balik bajunya.
“Saya jemput di depan rumahnya. Lalu kami naik motor berdua,” jelas Didik di Mapolres Probolinggo.
Sesampainya di lokasi kejadian, yaitu di kawasan Jalan Alas Malang, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Didik melancarkan aksinya, dengan sebilah pisau yang biasa ia bawa.
“Sendirian (melakukannya, red), pakai pisau. Di lokasi kejadian (korban saya bunuh, red),” akunya.
Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir Jalan Alas Malang, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jumat dini hari (4/4) sekitar pukul 01.30, dalam keadaan bersimbah darah.
Didik kemudian melarikan diri usai menghabisi korban. Ia sempat pulang ke Lumajang.
Namun, pada Jumat malam (4/4), ia memutuskan kabur ke Bali untuk menghindari kejaran polisi. “Sendirian ke Bali,” katanya singkat.
Setelah dilakukan pengejaran intensif, Didik akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Polda Jatim dan Polres Probolinggo di kawasan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu malam (16/4) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kepala Satuan Reskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Adi Fajar Winarsa, membenarkan bahwa pelaku adalah suami sah korban meskipun keduanya telah pisah ranjang.
“Berdasarkan pemeriksaan kami, pelaku ini masih suami sah dari korban. Aksi pembunuhan dilakukan sendiri dengan pisau yang biasa ia bawa,” ungkap AKP Putra. (mu/mie)
Editor : Muhammad Fahmi