Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Nama Ketua Panja Pupuk Subsidi di Probolinggo Dicatut Penipuan, Sasarannya Distributor

Agus Faiz Musleh • Selasa, 15 April 2025 | 16:05 WIB
Tangkapan layar salah satu distributor yang dihubungi oleh penipu mengatasnamakan ketua panja pupuk subsidi.
Tangkapan layar salah satu distributor yang dihubungi oleh penipu mengatasnamakan ketua panja pupuk subsidi.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Aksi penipuan yang mencatut nama pejabat kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Kali ini, nama Muchlis sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) Pupuk Subsidi DPRD Kabupaten Probolinggo.

Pelaku diduga menggunakan identitas dan foto Muchlis guna menghubungi distributor pupuk dengan tujuan menipu.

Modusnya, pelaku menyamar melalui dan mengirimkan pesan WhatsApp dengann menggunakan foto profil Muchlis.

Sehingga seolah-olah untuk meyakinkan korbannya. Celakanya, pesan itu rata-rata dikirimkan ke sejumlah distributor pupuk.

Muchlis yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang dipakai menipu itu adalah +6282123940063. Nomor itu disebutkannya tidak ada kaitannya dengannya.

Penegasan ini disampaikan usai ia menerima informasi dari seorang distributor pupuk yang curiga terhadap pesan mencurigakan yang diterimanya. Distributor tersebut langsung menghubungi Muchlis untuk memastikan kebenaran pesan tersebut.

Muchlis mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik kios dan distributor pupuk di wilayah Probolinggo, agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada pesan-pesan yang mengatasnamakan dirinya. 

“Apabila menerima pesan WhatsApp yang mengaku dari saya, jangan langsung percaya karena bisa saja itu adalah bentuk penipuan,” ujar Muchlis Senin (14/4)

Ia menambahkan pentingnya melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap setiap pesan yang diterima, khususnya jika berkaitan dengan permintaan tertentu.

“Jika ada pesan seperti itu, jangan langsung direspons. Pastikan dulu kebenarannya dengan melakukan pengecekan ulang,” tegasnya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#penipuan #pupuk subsidi #dprd kabupaten probolinggo #whatsapp