Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dikejar Warga sampai ke Hutan Paiton Probolinggo, Motor Satria FU Debt Collector Ini Ditinggal Kabur

Achmad Arianto • Rabu, 9 April 2025 | 14:03 WIB

 

 

DIANGKUT: Motor Suzuki Satria milik tukang jabel diamankan oleh Polsek Paiton setelah ditinggal oleh pemiliknya karena panik dikejar warga.
DIANGKUT: Motor Suzuki Satria milik tukang jabel diamankan oleh Polsek Paiton setelah ditinggal oleh pemiliknya karena panik dikejar warga.

PAITON, Radar Bromo-Debt Collector alias jabel melakukan aksi perampasan motor di jalan pantura Dusun Klompangan, Desa Binor, Kecamatan Paiton Selasa (8/4). Aksi ini membuat warga geram kemudian mencoba mencari pelaku.

Setelah terlacak kemudian warga melakukan pengejaran. Diduga panik dikejar warga, jabel kabur ke arah hutan GITET PLTU Paiton meninggalkan motor miliknya.

Aksi perampasan motor ini dialami oleh SPY, 28, perempuan asal Kampung Beruh, Desa Tepos, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Sekitar pukul 11.00 saat itu korban sedang mengendarai motor Honda Beat bernomor polisi P 6906 FW warna magenta hitam. SPY diketahui hendak ke Desa Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran.

Setibanya di jalan raya PLTU Paiton, dia dibuntuti oleh 2 orang laki-laki tak dikenal menggunakan motor berbeda.

Satu laki-laki menggunakan motor Beat bernomor polisi L 4461 ON warna hitam doff seraya mengenakan helm teropong, jaket berwarna hitam, celana jeans berwarna hitam dan bersepatu.

Sementara satu lagi mengendarai motor Suzuki Satria FU bernomor polisi L 3179 OZ warna biru dan mengenakan helm teropong, jaket berwarna abu-abu, celana jeans berwarna hitam dan bersepatu.

Saat melintas di TKP tepatnya barat rumah makan Pak Tjip, korban tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang mengendarai motor Beat.

Setelah motor melambat, pelaku langsung menunjuk-nunjuk dengan tangan kiri menanyakan surat-surat kepemilikan motor. Korban yang kaget kemudian menghentikan laju motor.

“Pelaku yang mengendarai motor Beat menanyakan surat-surat motor. Namun saat korban tidak bisa menunjukkan surat-surat, pelaku kemudian mengajak masuk ke halaman rumah kosong,” ujar Kanit Reskrim Polsek Paiton Aipda Romli.

Saat berada di halaman rumah kosong, pelaku memberikan penjelasan bahwa motor Beat yang dikendarai tersebut merupakan motor kredit bermasalah.

Pemilik sebelumnya telah menunggak pembayaran sebanyak 13 angsuran. Tanpa banyak bicara korban kemudian diminta untuk menandatangani beberapa surat dan dokumen yang sebelumnya telah dibawa oleh pelaku.

Karena ketakutan, korban kemudian menandatangani surat dan dokumen. Setelah itu tiba-tiba motor langsung dibawa kabur ke arah timur oleh pengendara motor Suzuki Satria FU.

Sementara motor Beat nomor polisi L 4461 ON warna hitam doff yang sebelumnya digunakan oleh salah satu pelaku, ditinggalkan begitu saja dalam posisi terkunci setir di depan Kantor Perhutani Desa Binor.

“Korban kemudian ditinggal begitu saja dan melaporkan kejadian tersebut pada petugas piket Polsek Paiton. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan motor yang ditinggal pelaku,” ujarnya.

Saat mendatangi TKP, sekitar pukul 11.30 petugas piket Polsek Paiton mendapatkan informasi dari warga bahwa pelaku perampasan yang menggunakan motor Suzuki Satria warna biru dikejar oleh warga.

Namun diduga karena panik dengan pengejaran tersebut, pelaku kemudian meninggalkan motornya begitu saja di depan Pos GITET PLTU Paiton. Saat warga menggeruduk, pelaku diduga kabur ke arah hutan GITET PLTU Paiton. Sehingga warga kehilangan jejak.

“Pelaku diduga kabur karena kepergok warga. Motor yang sebelumnya dikendarai langsung ditinggalkan begitu saja. Jadi saat ini ada dua motor yang kami amankan. Laporan masih kami lidik,” bebernya. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#vario #finance #debt collector #paiton #jabel motor #probolinggo #satria fu