KRAKSAAN, Radar Bromo– Puluhan ribu kendalaam melintas di Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) yang difungsionalkan secara terbatas selama arus mudik-balik Lebaran.
Hampir 50 ribu kendaraan melintas selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Bahkan, volume kendaraan meningkat saat arus balik. Selama arus mudik pada tanggal 24–31 Maret, sebanyak 21.385 kendaraan melintas melalui ruas tol fungsional jalan Tol Probowangi.
Baik melalui jalan tol Gending–Kraksaan dan Kraksaan–Paiton. Lalu selama arus balik tanggal 1 - 6 April, volume kendaraan menjadi 25.512 unit.
Manager SDMU PT JPB Probowangi, Hima Jaya mengatakan, jalan tol Probowangi difungsikan secara terbatas untuk mendukung kelancaran lalu lintas Lebaran. Khususnya di wilayah timur Jawa.
“Memang belum selesai seratus persen. Namun, ruas jalan tol ini terbukti sangat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional,” ungkap Hima Jaya.
Menurutnya puncak arus mudik terjadi pada 29 Maret dengan total kendaraan melintas sebanyak 4.082 unit.
Sepekan setelah lebaran atau 6 April, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 4.837 unit.
Pada kedua periode tersebut, lalu lintas di gerbang tol Kraksaan dan Paiton mengalami lonjakan signifikan.
Selama masa fungsional, kendaraan hanya diperbolehkan melintas satu arah. Yaitu ke arah timur saat arus mudik (Probolinggo - Banyuwangi) dan ke arah barat saat arus balik.
“Langkah ini diambil untuk menghindari kemacetan, mengingat kondisi jalan tol yang masih dalam tahap pembangunan,” katanya.
Pihak tol terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait selama masa fungsional ini.
Hima Jaya memprediksi, volume kendaraan bisa terus bertambah, seiring arus balik yang berakhir pada 8 April. (mu/hn)
Editor : Muhammad Fahmi