PAJARAKAN, Radar Bromo - Polres Probolinggo mewaspadai 4 ruas jalan saat arus balik lebaran. Pasalnya ruas jalan tersebut memiliki volume kendaraan yang tinggi sehingga perlu dilakukan pemantauan secara berkala.
Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengatakan, jajarannya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kenaikan volume kendaraan saat arus balik.
Tingginya kendaraan diprediksikan akan melintas di ruas jalan tersebut perlu disikapi dengan pemantauan berkala. Agar arus lalu lintas tetap aman dan lancar.
“Ada beberapa ruas jalan yang memang jadi atensi. Sebab diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan,” katanya.
Ruas jalan yang menjadi atensi tersebut merupakan pintu masuk dan keluar jalan tol diantaranya adalah Paiton, Kraksaan, Gending dan Leces.
Pengguna jalan tol saat arus balik diprediksi akan mengalami peningkatan. Jalan tol menjadi jalur favorit bagi pengguna jalan. Khususnya kendaraan yang melakukan perjalanan jauh.
Pemantauan secara berkala dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Diantaranya ruas jalan tersebut merupakan wilayah potensi macet.
Sementara semakin tinggi volume kendaraan melintas maka potensi kecelakaan lalu lintas juga menjadi lebih tinggi.
Karena itulah selama Operasi Ketupat Semeru di 4 titik ruas jalan tersebut didirikan pos.
Yakni 1 pos pelayanan terpadu di pintu tol Gending, 3 pos pengamanan di pintu tol Leces, Kraksaan, Paiton.
Puncak arus balik diprediksikan terjadi pada pada 5 hingga 7 April 2025. Polres Probolinggo berkolaborasi dengan berbagai pihak meliputi TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, PMI, Orari, Senkom dan Pramuka. Bahu membahu mewujudkan arus balik yang aman, lancar dan terkendali.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sudah ada petugas piket yang akan melakukan pemantauan. Selain itu pada 4 pintu tol juga sudah ada pos,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid