KRAKSAAN, Radar Bromo - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menyalurkan 8.857 paket zakat fitrah pada tahun 2025.
Jumlah ini meningkat sekitar 1.000 paket dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar di angka 7.000 paket.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, Ahmad Muzamil, menjelaskan bahwa dari total zakat fitrah yang disalurkan, lebih dari 6.000 paket merupakan kombinasi antara zakat fitrah dan zakat mal dalam bentuk sembako.
Sementara sisanya merupakan zakat fitrah murni.
“Jumlah ini masih bisa bertambah, karena data yang kami miliki saat ini adalah data sementara,” ujarnya, Selasa (25/3)
Ribuan paket zakat fitrah ini berasal dari zakat yang dikumpulkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta beberapa instansi yang bekerja sama dengan Baznas.
Selain itu, ada juga zakat yang langsung disetorkan oleh masyarakat.
Proses pengumpulan zakat dilakukan dengan sistem di mana para muzaki (pemberi zakat) menyerahkan uang sebesar Rp 50 ribu.
Dari jumlah tersebut, Rp 40.500 digunakan untuk membeli tiga kilogram beras. Sedangkan sisanya akan digunakan kembali untuk membeli beras setelah dikurangi biaya operasional.
“Zakat yang kami kumpulkan disalurkan ke 24 kecamatan. Kecamatan Kraksaan menjadi penerima terbesar karena banyak masyarakat di sekitar lingkungan Pemkab yang membutuhkan,” jelas Muzamil. (mu/one)
Editor : Jawanto Arifin