Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dinas Dikdaya Survei Dulu Sekolah di Probolinggo sebelum Rehab

Agus Faiz Musleh • Kamis, 13 Maret 2025 | 17:30 WIB
TAHAP AWAL: Survei yang dilakukan Disdikdaya di salah satu bagian gedung ruang SMP di Kabupaten Probolinggo.
TAHAP AWAL: Survei yang dilakukan Disdikdaya di salah satu bagian gedung ruang SMP di Kabupaten Probolinggo.

KRAKSAAN, Radar Bromo–Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Probolinggo akan mendapatkan bantuan pada tahun 2025.

Sebelum dibantu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo mulai melakukan survei perencanaan rehabilitasi sarana dan prasarana.       

Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sekolah yang membutuhkan perbaikan agar rehabilitasi yang dilakukan tepat sasaran.

Dalam prosesnya, Disdikdaya juga menggandeng konsultan perencana guna menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Kepala Bidang Pembinaan SMP, Amik Mutammimah menyampaikan bahwa survei ini merupakan bagian dari persiapan tiga program utama.

Yakni pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas sekolah, rehabilitasi ruang kelas yang mengalami kerusakan sedang hingga berat, serta rehabilitasi fasilitas pendukung lainnya.

“Tujuan utama survei ini adalah memastikan bahwa rehabilitasi dilakukan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal,” ujar Amik.

Ia menambahkan bahwa perbaikan sarana dan prasarana ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan mendukung tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

Dengan fasilitas yang lebih baik, kualitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo diharapkan terus meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Pada tahun anggaran 2025, pembangunan sarana prasarana akan lebih berfokus pada sekolah-sekolah yang membutuhkan rehabilitasi berat.

Program ini juga merupakan bentuk sinergi antara Disdikdaya dan sekolah-sekolah yang sebelumnya telah melakukan rehabilitasi ringan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Dengan adanya program ini, kami berharap sarana dan prasarana di SMP Kabupaten Probolinggo dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” lanjut Amik.

Adapun beberapa sekolah yang akan menjalani rehabilitasi meliputi perbaikan ruang kelas di SMPN 1 Leces, SMPN 1 Wonomerto, dan SMPN 1 Lumbang. Sementara itu, rehabilitasi toilet akan dilakukan di SMPN 1 Wonomerto, SMPN 3 Wonomerto, SMPN 2 Dringu, SMPN 3 Sumber, SMPN 5 Sumber, SMPN 1 Krejengan, SMPN 1 Pajarakan, SMPN 1 Lumbang, SMPN 1 Tongas, dan SMPN 4 Tongas.

Amik berharap dengan adanya rehabilitasi ini, sekolah-sekolah di Kabupaten Probolinggo dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa serta tenaga pendidik.

“Dengan pembagian tugas yang jelas dan kerja sama yang baik, kami optimistis sarana dan prasarana sekolah dapat segera diperbaiki dan siap digunakan untuk mendukung pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya. (mu/fun)

Editor : Fahreza Nuraga
#perbaikan sekolah #dinas dikdaya #rehab sekolah