KRAKSAAN, Radar Bromo - Sejumlah pemilik kios pupuk di Kecamatan Gading mendatangi Ketua Panitia Kerja (Panja) Pupuk Subsidi DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis. Tujuannya, untuk sharing terkait aturan distribusi pupuk.
Sebelumnya, Muchlis selaku Ketua Panja Pupuk Subsidi telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa distributor dan kios.
Di mana ia menemukan sejumlah kejanggalan dalam praktik penjualan pupuk bersubsidi.
“Ayo ungkapkan, kenapa mulai dari dulu para kios menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)?” kata Muchlis saat menemui para pemilik kios.
Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, pihaknya ingin mengetahui alasan di balik praktik ini.
“Biar kami juga tahu, sebagai dewan perwakilan rakyat, kenapa dari dulu pupuk dijual di atas HET?” tambahnya.
Muchlis kembali mengingatkan agar tidak ada lagi pemilik kios yang menjual pupuk subsidi di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Supaya petani bisa sejahtera. Sehingga,masyarakat ikut sejahtera.
“Caranya, pupuk harus mudah didapat serta tidak mahal,” tegas politisi dari Fraksi PKB ini.
Saat ini, Kabupaten Probolinggo memiliki 10 distributor dan 269 kios yang bertugas menyalurkan pupuk subsidi.
Dengan berbagai temuan di lapangan, Panja berkomitmen untuk terus menyelidiki hingga akar masalah terungkap.
“Kami tidak akan membiarkan petani terus dirugikan. Jika perlu tindakan tegas, kami siap melakukannya,” sampainya. (mu/one)
Editor : Jawanto Arifin