KRAKSAAN, Radar Bromo-Bupati Probolinggo Mohammad Haris langsung mengecek ruang kerjanya usai serah terima jabatan (sertijab), Senin (3/3) lalu.
Pengecekan ruangan itu dilakukan, untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum mulai aktif ngantor, yang rencananya dilakukan Senin (10/3) depan.
Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, menyampaikan, pengecekan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan bupati. Serta memastikan ada perbaikan yang perlu dilakukan.
“Ngantor pertama masih Senin (10/3). Senin menerima apel langsung rakor. Tadi cek ruangan, sebab kami tidak tahu selera Bupati. Apa ada yang kurang atau perlu disempurnakan,” ujar Ugas, Senin (3/3).
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa administrasi pemerintahan tetap berjalan meskipun bupati belum resmi menempati ruangannya. Saat ini, ruangan kerja masih dalam tahap renovasi.
“Posisinya bukan ngantor, Rabu (5/3), masih fokus tasyakuran. Ruangannya masih direhab. Ngantornya di kediaman bupati dan wakil bupati. Meski begitu tetep mulai berkerja,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris menegaskan bahwa dalam minggu pertama ini, pihaknya akan banyak berfokus pada diskusi dan persiapan program kerja 100 hari.
“Kami langsung ke kantor bupati untuk melihat ruangan dan langsung mulai bekerja. Dalam minggu ini, fokusnya masih menerima tamu dan melakukan pembekalan,” kata Haris.
Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ menyampaikan, di hari pertama kerja ia bersama tim diarahkan oleh Sekda untuk mengecek kesiapan OPD.
Menurutnya, kesiapan seluruh OPD harus dipastikan agar program-program yang telah dirancang bisa segera berjalan dengan baik.
Terkait tempat tinggal, Fahmi menyebutkan bahwa ada rencana untuk menempati rumah dinas, namun tidak secara penuh.
“Mungkin empat hari di rumah dinas, tiga hari di timur. Kami ingin terus melakukan sentuhan bagi masyarakat di berbagai wilayah, baik di barat maupun di timur,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa program turun langsung ke kecamatan akan menunggu arahan dari Bupati.
“Rencana bermalam di kecamatan-kecamatan menunggu arahan dari Bapak Bupati. Nanti beliau yang akan menentukan kapan dan di titik mana akan dimulai,” jelasnya. (mu/hn)
Editor : Muhammad Fahmi