Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Stok Menipis, Harga Cabai di Kraksaan Probolinggo Hampir Menyentuh Rp 100 Ribu  

Agus Faiz Musleh • Senin, 3 Maret 2025 | 20:09 WIB
Seorang pedagang cabai di Pasar Semampir, Kraksaan.
Seorang pedagang cabai di Pasar Semampir, Kraksaan.

 

KRAKSAAN, Radar Bromo – Harga jual cabai rawit kembali melonjak. Bahkan, mencapai Rp 91 ribu per kilogram di Pasar Semampir, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Hampir mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Mustofa, salah satu pedagang di Pasar Semampir mengatakan, kenaikan harga cabai rawit terjadi akibat berakhirnya panen raya dua bulan lalu. Sehingga, menyebabkan stok semakin menipis.

Di sisi lain, saat ini hujan masih sering turun. Bahkan, dengan intensitas lebat. Kondisi itu membuat cabai membusuk.

Andai ada yang baru berbunga, biasanya bunganya berjatuhan terkena hujan. Sehingga, banyak petani mengalami gagal panen.

“Di tingkat petani sendiri, harga cabai sudah mencapai Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Kenaikan ini sebenarnya tidak terlalu tinggi. Sebab, sebelum Ramadan harga cabai sudah di kisaran Rp 80 ribu per kilogram,” jelas Mustofa.

Kenaikan harga cabai rawit pun dikeluhkan oleh sejumlah pembeli. Ainul Jannah, salah satu pembeli di Pasar Semampir, mengaku harga cabai saat ini sangat mahal.

“Harganya Rp 90 ribu per kilogram di pedagang. Saya nyabbur (membeli, red) Rp 5.000, dapatnya tidak sampai seperempat kilogram. Jadi mahal ya. Cuaca ini berpengaruh. Apalagi momen puasa, juga berpengaruh,” ujar Ainul.

Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Mehdinsareza Wiriarsa, membenarkan bahwa harga cabai rawit naik. Penyebabnya, karena stok cabai di pasaran yang menipis.

“Kenaikan harga komoditi dapur di pasar memang sangat dipengaruhi oleh ketersediaan stok. Cabai ini memang cenderung fluktuatif. Sebab, stok dari petani sangat berpengaruh. Cuaca saat ini tidak mendukung, sehingga harga naik,” jelasnya. (mu/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#harga cabai #probolinggo #pasar semampir