Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Damkar Kab Probolinggo Catat Empat Kali Insiden Kebakaran Sejak Januari-Awal Maret

Achmad Arianto • Senin, 3 Maret 2025 | 15:05 WIB

 

 

 

MERUGI: Kebakaran toko elektronik yang terjadi di Maron Kidul beberapa waktu lalu.
MERUGI: Kebakaran toko elektronik yang terjadi di Maron Kidul beberapa waktu lalu.

DRINGU, Radar Bromo-Insiden kebakaran menjadi atensi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo. Sampai dengan Minggu (2/3) damkar mencatat telah terjadi 4 Insiden kebakaran.

Karenanya damkar mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran.

Kejadian kebakaran dapat terjadi karena beberapa sebab. Mulai dari kelalaian masyarakat yang menyalakan api kemudian ditinggal.

Akhirnya api merembet pada benda lain yang mudah terbakar sehingga api membesar. Selanjutnya kebakaran juga dapat terjadi karena korsleting listrik. Percikan api akibat korsleting ini juga dapat mengenai benda yang mudah terbakar sehingga kebakaran pun tidak dapat dihindari.

Kondisi demikian akan menjadi lebih parah jika keberadaan api tidak diketahui oleh pemilik atau tetangga sekitar rumah.

“Secara umum memang ada dua penyebab kebakaran mulai dari kelalaian menyalakan api tanpa pengawasan. Lalu korsleting listrik,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehudin.

Sejak Januari hingga Minggu (2/3) damkar Kabupaten Probolinggo mencatat telah terjadi 4 insiden kebakaran.

Diantaranya sebuah kios pupuk milik Ibnu Hidayah, 40, warga Dusun Krajan, Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo yang mengalami korsleting listrik dan nyaris terbakar, Minggu (26/1) dini hari.

Lalu toko elektronik milik Abdul Ghofur, 43, warga Dusun Brukan 2, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron hangus terbakar, Minggu (2/2) siang.

Api membakar habis bangunan toko beserta barang dagangannya. Korban ditaksir mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik.

Kemudian kandang ayam potong di Dusun Gembor 2, Desa Rejing, Kecamatan Tiris terbakar Minggu (2/2) malam. Kandang semi permanen berisi ribuan anakan ayam milik Rusdianto, 48, warga setempat hangus.

Pemilik ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Kebakaran diduga berasal dari penghangat kandang.

Serta kebakaran terjadi di rumah dan gudang bawang milik Farhan, 51, warga Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu, Sabtu (1/3) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun pemilik mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta. Kebakaran diduga terjadi karena pengasapan bawang merah.

“Untuk meminimalisir terjadinya kebakaran perlu meningkatkan kewaspadaan. Jangan meninggalkan api atau potensi api dalam keadaan menyala. Jika tidak bisa ditinggal maka api harus ditunggu sampai padam. Begitu pula instalasi listrik harus dibuka saat hendak ditinggal,” tandasnya. (ar/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#damkar #kebakaran